Rakernas IV Pelita 2025
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Pelita 2025 yang berlangsung pada tanggal 8 hingga 11 Oktober 2025 di Kampus Politeknik Internasional Bali (PIB) College, Beraban, Tabanan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Perkumpulan Politeknik Swasta (Pelita) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi pendidikan vokasi di Indonesia melalui transformasi politeknik menjadi universitas terapan (applied university). Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Pelita 2025 yang berlangsung pada Kamis (9/10/2025) di Kampus Politeknik Internasional Bali (PIB) College, Beraban, Tabanan.

PIB College sebagai tuan rumah pada Rakernas IV Pelita Tahun 2025 mengusung tema ‘Polytechnics Digital Transformation and Internationalization, Embbeding Sustainability and Future-Readiness 5.0’ dengan diikuti oleh 50 perwakilan Politeknik Swasta seluruh Indonesia dan berlangsung sejak tanggal 8 hingga 11 Oktober 2025.

Rakernas kali ini mengusung semangat digitalisasi dan internalisasi pendidikan vokasi dengan tiga agenda utama, yaitu penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pembahasan program kerja tahunan, serta penyusunan Deklarasi Nasional Pendidikan Vokasi yang akan disampaikan kepada empat entitas penting diantaranya pemerintah, legislatif, dunia usaha dan industri, serta internal Pelita sendiri.

Pelita Indonesia
Ketua Umum Pelita Indonesia, Akhwanul Akhmal, S.P., M.Si., Sumber Foto : dnd/bpn

Ketua Umum Pelita Indonesia, Akhwanul Akhmal, S.P., M.Si., menyampaikan, bahwa transformasi politeknik menjadi universitas terapan merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola lembaga vokasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing lulusan.

“Melalui deklarasi ini, kami ingin mendorong pemerintah agar memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap pendidikan vokasi, terutama transformasi politeknik menjadi universitas terapan yang memiliki pengakuan setara dengan universitas akademik,” ujar Akwanul.

Ia menambahkan, pihaknya tidak hanya menuntut dukungan dari pemerintah, tetapi juga berkomitmen memperbaiki sistem internal agar siap menghadapi perubahan.

Saat ini, terdapat 213 politeknik swasta di bawah naungan Pelita serta 44 politeknik negeri yang tersebar di seluruh Indonesia. Meskipun kontribusinya besar terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, keberpihakan pemerintah terhadap politeknik swasta dinilai masih minim.

Direktur Eksekutif Pelita, Ginanjar Wirosasmito, M.Kom., menambahkan, bahwa stigma masyarakat terhadap pendidikan vokasi masih menjadi tantangan besar.

“Selama ini politeknik sering dianggap pilihan kedua, padahal tingkat penyerapan lulusan politeknik ke dunia kerja mencapai 70–80 persen per tahun. Kami berharap pemerintah dapat memberikan perlakuan yang adil terhadap kampus swasta, karena yang dididik tetap anak-anak bangsa,” jelas Ginanjar.

Untuk memperluas akses pendidikan vokasi, Pelita akan meluncurkan Seleksi Bersama Masuk Politeknik Swasta (SBMPS), sistem penerimaan mahasiswa baru terpusat yang memungkinkan calon mahasiswa dari berbagai daerah memilih kampus politeknik di seluruh Indonesia.

Dukungan terhadap aspirasi Pelita juga datang dari Anggota Komisi X DPR RI, I Nyoman Parta, S.H., yang tengah membahas revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).

Anggota Komisi X DPR RI
Anggota Komisi X DPR RI, I Nyoman Parta, S.H., Sumber Foto : dnd/bpn

Nyoman Parta menilai, bahwa transformasi politeknik menjadi universitas terapan merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi ketimpangan antara pendidikan dan kebutuhan industri.

“Kampus vokasi harus menjadi solusi untuk mencetak lulusan yang siap kerja, relevan, dan berdaya saing global,” ujar Nyoman Parta.

Rakernas Pelita 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia industri, dan institusi pendidikan vokasi. Pelita berkomitmen untuk terus berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.(dnd/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News