BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ajang Pemilihan Prakids, Kids, dan Duta Maritim Bali 2025 berhasil digelar dalam Festival Budaya Maritim Bali di Pelabuhan Benoa, Minggu (28/9/2025).
Ni Kadek Echa Suwandini (14), yang akrab disapa Echa, terpilih sebagai Duta Maritim Bali 2025, menyisihkan peserta lain dalam kompetisi yang mengangkat tema ‘Membangun Anak dan Remaja dalam Menjaga, Merawat, dan Melestarikan Sumber Daya Maritim Berkelanjutan sebagai Warisan Tuhan’.
Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, menyampaikan bahwa festival ini merupakan kegiatan pertama yang bertujuan menumbuhkan jiwa maritim dan kecintaan terhadap laut di kalangan anak-anak dan remaja.
“Harapan kami festival ini rutin diadakan setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Maritim Bali, Ketut Adil Darma Yase, menjelaskan bahwa pemilihan Prakids, Kids, dan Duta Maritim kali ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama digelar pada 2024.
“Ajang ini mengajak anak-anak hingga remaja untuk peduli terhadap laut dan gemar makan ikan, yang penting bagi kecerdasan otak,” jelasnya.
Menurut Ketut Adil, ajang ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk membangun narasi, menjadi narasumber, dan mendapatkan pengalaman kelembagaan yang resmi.
“Kami akan mendidik mereka selama tiga tahun ke depan sehingga menjadi bekal bagi mereka sebagai calon pemimpin. Mereka akan mampu berbicara di depan publik dengan percaya diri,” tambahnya.
Forum Maritim Bali saat ini memiliki 126 anggota tetap, di mana 82 di antaranya merupakan pelaku usaha.
“Kami selalu bergandeng tangan agar organisasi ini bisa berjalan, dan anggota kami sangat aktif mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap para peserta yang berasal dari generasi Z dapat membuat lebih banyak konten positif tentang kecintaan terhadap laut.
Forum Maritim Bali sendiri telah menjalankan program selama setahun, meliputi edukasi maritim ke sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat.
Menurut Adil, ada tiga program unggulan yang dikembangkan: mengajak anak-anak mencintai ekosistem maritim, mengampanyekan gemar makan ikan untuk meningkatkan gizi, serta memberikan ruang bagi duta terpilih untuk meningkatkan literasi dan kemampuan orasi.

Dukungan juga disampaikan Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), yang menyatakan bahwa pemilihan Kids dan Duta Maritim merupakan kegiatan rutin tahunan.
“Acara ini penting bukan hanya sekadar ajang kecantikan, tetapi juga memperkenalkan potensi maritim kita,” jelas mantan Wakil Gubernur Bali ini.
Ia menekankan bahwa anak-anak diharapkan tidak hanya cerdas, tetapi juga inovatif dalam memperkenalkan kekayaan maritim Indonesia kepada teman-temannya.
Echa, siswi SMPN 2 Kuta, mengaku terkejut saat terpilih menjadi Duta Maritim Bali 2025.
“Echa ini awalnya tidak tahu apa-apa tentang ikan. Saya iseng ikut, eh dapat juara satu. Saya bangga dengan diri sendiri dan tentunya berterima kasih atas dukungan semua orang, terutama mama dan papa,” ungkapnya dengan bahagia.
Persiapan Echa mengikuti ajang ini berlangsung selama satu bulan, termasuk memanfaatkan internet untuk mencari informasi tentang maritim. Ia juga mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk menjaga kebersihan laut.
“Jangan buang sampah sembarangan, dan jangan buang sampah di laut. Jika laut tercemar, kita juga akan merasakan dampaknya,” pesannya.
Festival Budaya Maritim Bali ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan kesadaran akan keberlanjutan laut sekaligus membentuk generasi muda yang peduli dan mencintai laut sebagai warisan bangsa. (ads/bpn)













