BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Pemerintah Kabupaten Karangasem merespons cepat banjir yang melanda Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, pada Kamis (11/9/2025).
Banjir akibat hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut ini merendam sedikitnya 56 kepala keluarga. Air setinggi dada orang dewasa juga membawa material pasir dan batu, sehingga memperparah kondisi warga.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, turun langsung meninjau lokasi terdampak. Ia menyalurkan 100 paket sembako bantuan dari CSR BRI sekaligus mendengarkan keluhan warga yang sudah berulang kali terdampak banjir.
“Pemerintah hadir untuk memastikan warga tidak sendirian menghadapi musibah. Saya sudah instruksikan BPBD dan instansi terkait agar segera menyiapkan pompa air serta langkah penanganan darurat, sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas normal,” ujar Pandu.
Kepala Desa Antiga, I Wayan Madra Arsana, menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, memastikan tidak ada korban jiwa meski kerugian material cukup besar.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah berkomitmen menyampaikan permasalahan bantaran sungai yang lebih tinggi dari permukiman warga kepada pemerintah pusat.
Respon cepat pemerintah mendapat apresiasi dari warga.
“Kami merasa diperhatikan, bantuan ini sangat membantu di tengah kondisi saat ini,” ungkap Nyoman Tunas, salah seorang warga terdampak.(adv/bpn)













