
BALIPORTALNEWS.COM, NTT – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam tanggap bencana, perusahaan telekomunikasi ini menyalurkan ribuan masker ke tiga titik pengungsian, yakni Desa Konga (Kecamatan Titehena), Desa Dulipali (Kecamatan Ile Bura), dan Desa Boru (Kecamatan Wulanggitang).
Distribusi masker ini dilakukan untuk membantu melindungi kesehatan para pengungsi yang masih terpapar debu vulkanik, seiring aktivitas gunung yang belum sepenuhnya mereda. Ini merupakan lanjutan dari rangkaian bantuan yang telah dilakukan Indosat sejak erupsi pertama pada November 2024 lalu.
EVP Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menyampaikan bahwa kehadiran Indosat dalam fase pemulihan ini menjadi wujud komitmen untuk terus mendampingi masyarakat.
“Kami memahami bahwa dampak bencana tidak berhenti dalam sehari. Karena itu, hari ini kami menyalurkan masker sebagai bentuk perlindungan kesehatan warga. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong yang kami junjung tinggi,” ujarnya.
Sebelumnya, Indosat juga telah menyalurkan bantuan berupa ratusan paket makanan siap saji, perlengkapan bayi, tikar, selimut, hingga layanan komunikasi gratis. Untuk memastikan masyarakat tetap terhubung, Indosat juga membangun infrastruktur jaringan seperti BTS fisik di Waigate, menyediakan kartu SIM gratis, serta perangkat internet FWA HiFi Air.
Seluruh bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) IOH yang menitikberatkan pada respon darurat dan dukungan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kami percaya bahwa berada di sisi masyarakat saat masa sulit adalah tanggung jawab moral yang tak terelakkan. Kami berharap dukungan ini bisa meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan,”tambahnya.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Sekretaris Desa Dulipali, Len Kwuta, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Masker seperti ini sangat kami butuhkan demi menjaga kesehatan di lokasi pengungsian sementara,” katanya.
Indosat menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya sebagai penyedia layanan teknologi dan konektivitas, tetapi juga sebagai mitra tangguh masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Aksi ini menjadi cerminan nilai keberlanjutan dan gotong royong yang menjadi fondasi Indosat dalam mendukung masyarakat Indonesia. (*/bpn)












