DOKU
Vice President of Biller as a Service DOKU, Rachma Kandini sedang memaparkan produk DOKU PayChat yang dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi berbagai skala bisnis.seperti checkout yang ditinggalkan, penagihan manual hingga pencatatan transaksi yang terpisah-pisah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – DOKU, pionir payment gateway dan perusahaan fintech pembayaran terkemuka di Indonesia, resmi meluncurkan DOKU PayChat, sebuah solusi transaksi inovatif yang memungkinkan pelanggan bisnis melakukan chat, memesan produk, hingga membayar langsung melalui WhatsApp tanpa perlu berpindah aplikasi.

Peluncuran DOKU PayChat diumumkan dalam acara media luncheon yang juga membahas pencapaian bisnis DOKU selama semester I tahun 2025. Solusi ini memanfaatkan layanan WhatsApp Business untuk memungkinkan bisnis berinteraksi secara efisien dengan pelanggan melalui satu jalur percakapan yang juga mencakup fitur pembayaran, penagihan, pengingat otomatis, dan pencatatan transaksi.

“DOKU PayChat mencerminkan cara baru bertransaksi masyarakat Indonesia yang kini terbiasa melakukan segalanya lewat chat. Dengan menghadirkan pengalaman pembayaran yang terintegrasi di dalam WhatsApp, kami membantu bisnis meningkatkan konversi dan mengurangi transaksi yang dibatalkan karena hambatan teknis,” ujar Nabilah Alsagoff, Co-Founder & Chief Operating Officer DOKU.

Tidak seperti chatbot biasa, DOKU PayChat dirancang khusus untuk mendorong conversion rate dari percakapan langsung ke proses checkout. Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain: Pesan personalisasi untuk mempererat hubungan dengan pelanggan, Bill broadcast untuk pengiriman tagihan massal secara efisien, Unified dashboard guna memantau transaksi secara real-time, Serta kemudahan implementasi tanpa integrasi teknis rumit, menjadikannya cocok untuk semua skala bisnis.

Dengan menyatukan fungsi komunikasi dan transaksi dalam satu platform terpadu, DOKU menegaskan kembali perannya sebagai pelopor inovasi di industri pembayaran digital Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Himelda Renuat, Co-Founder & Chief Marketing Officer DOKU, turut memaparkan sejumlah pencapaian signifikan sepanjang paruh pertama 2025. Beberapa di antaranya:

  • Volume transaksi DOKU tumbuh 85% (YoY), dengan sektor Marketplace, Digital Game, dan Retail menjadi kontributor utama.

  • QRIS, Virtual Account, dan e-money menjadi tiga metode pembayaran paling populer. Pertumbuhan transaksi QRIS bahkan melonjak hingga 1200% YoY.

  • DOKU juga terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan fintech pembayaran melalui inovasi layanan Wallet as a Service (WaaS), yang menyasar pengelolaan arus kas untuk bisnis bercabang atau berbasis komunitas.

  • Selain itu, sinergi dengan senangPay pasca-akuisisi tahun 2022 terus diperkuat, khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur dan layanan cross-border.

Melalui DOKU PayChat dan rangkaian inovasi lainnya, DOKU menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi sistem pembayaran nasional, serta menghadirkan solusi yang relevan dan adaptif bagi pelaku usaha dari berbagai sektor. (*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News