
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Guna menunjang kegiatan pembinaan warga binaan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan perawatan sarana dan prasarana Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kolam Lapas Tabanan, dengan melakukan pemasangan filter, Rabu (16/7/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas air kolam sebagai sarana asimilasi budidaya ikan. Pembuatan filter ini menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, di mana pemasangannya dilakukan oleh warga binaan yang melaksanakan asimilasi pada SAE Kebun dan Kolam Lapas Tabanan.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, yang melihat langsung pengerjaan pemasangan filter, berharap dapat menjaga dan meningkatkan kualitas air kolam, serta keseimbangan lingkungan.
“Harapan kami, dengan pemasangan filter ini dapat membantu menjaga kualitas air kolam yang kami gunakan sebagai sarana budidaya ikan, sehingga dapat menjaga kesehatan ikan, mencegah penyebaran penyakit, dan menjaga kebersihan lingkungan kolam. Selain itu, tentunya dengan filter ini dapat menjaga kebersihan lingkungan kolam,” ujar Prawira.
Dia menambahkan, pemasangan filter ini juga bertujuan untuk menambah estetika kolam, serta memudahkan dalam melaksanakan perawatan kolam.
“Air yang jernih akan membuat kolam terlihat jadi lebih indah dan menarik. Selain itu, dengan adanya filter air, perawatan kolam akan lebih mudah, karena tidak perlu sering-sering mengganti air,” imbuhnya.
Sementara itu, Wayan Surya Wirawan selaku Koordinator Ketahanan Pangan, menjelaskan bahwa Lapas Tabanan berkomitmen untuk menjadikan SAE Kebun dan Kolam Lapas Tabanan dapat menjadi sarana pembinaan yang unggul bagi warga binaan.
“Kami memiliki harapan SAE Kebun dan Kolam Lapas Tabanan sebagai sarana belajar yang maju bagi warga binaan, sehingga mampu membentuk sumber daya manusia yang memiliki keterampilan yang mampu berdaya saing ketika nanti bebas dari lapas,” jelasnya.(ita/bpn)












