BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Proses Penerimaan Murid Baru (PMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026 masih menyisakan cukup banyak kursi kosong. Hingga hari kedua pendaftaran, Selasa (17/6/2025), daya tampung di 166 SD Negeri yang ada di Denpasar belum terisi sepenuhnya.
Berdasarkan data yang dipantau dari laman resmi SPMB SD Negeri Denpasar melalui situs https://sites.google.com/admin.sd.belajar.id/spmbsd-dps/infografis, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 8.086 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.556 pendaftar berasal dari Kartu Keluarga (KK) Denpasar, dan 3.530 pendaftar dari luar Denpasar. Sementara itu, total daya tampung yang tersedia mencapai 10.048 kursi, dengan komposisi satu rombongan belajar (rombel) terdiri dari 32 murid.
Kabid Pembinaan SD Disdikpora Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan, menyampaikan bahwa secara umum proses SPMB pada hari kedua berjalan lancar. Namun, ia mengingatkan masih ditemukan ketidaktelitian tim sekolah saat proses input data, berdasarkan laporan dari Posko SPMB di Disdikpora.
“Keberhasilan SPMB di sekolah sangat tergantung pada ketelitian dalam proses verifikasi dan input data. Kalau tidak cermat, bisa menimbulkan masalah dan merugikan pendaftar,” tegas Suriawan.
Ia pun meminta agar tim SPMB di setiap sekolah, terutama tim verifikasi dan operator lebih cermat dan teliti dalam mengolah data calon peserta didik.
Suriawan juga menjelaskan bahwa PMB SD Negeri tahun ini menggunakan tiga jalur utama, yakni jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Sistem seleksi tetap mengedepankan urutan prioritas usia, serta penetapan wilayah domisili sesuai petunjuk teknis (juknis) PMB.(sa/bpn)













