Mimpi Keluarga Nelayan di Karangasem Miliki Rumah Layak Segera Terwujud
Mimpi Keluarga Nelayan di Karangasem Miliki Rumah Layak Segera Terwujud. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Tangis haru mewarnai hari Jumat (13/6/2025) bagi keluarga I Wayan Armida, seorang nelayan asal Dusun Kusambi, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Bersama istri dan anak balitanya, Armida selama ini tinggal di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kata layak huni.

Namun nasib keluarga kecil ini mulai menemukan titik terang setelah tiga Tim Ahli Bupati Karangasem datang meninjau langsung kondisi rumah mereka. Rombongan yang terdiri dari I Made Juwita, I Wayan Putu, dan I Made Agus Yuda Semara itu tak hanya membawa perhatian, tetapi juga menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban hidup keluarga nelayan tersebut.

Baca Juga :  Dari Warung Sembako ke Pusat Transaksi, Agen BRILink di Klungkung Layani Hingga 150 Transaksi per Hari

“Kami prihatin, ternyata masih ada warga yang tinggal di rumah seperti ini. Kami akan segera melaporkan kondisi ini kepada Bapak Bupati agar bisa dibantu lewat program bedah rumah,” ujar Made Juwita.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, atau yang akrab disapa Gus Par. Baru saja kembali dari kunjungan kerja di Jakarta, Gus Par langsung meminta timnya turun tangan untuk memastikan kondisi warganya yang memerlukan bantuan mendesak.

“Bapak Bupati berkomitmen membantu. Lewat telepon, beliau menyampaikan akan mengupayakan bantuan bedah rumah bagi keluarga Pak Armida,” ungkap Juwita.

Mendengar kabar tersebut, I Wayan Armida tak kuasa menahan air mata. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diterimanya.

Baca Juga :  Di Tengah Monev Infrastruktur, Bupati Gus Par Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Rendang

“Terima kasih Bapak Bupati, terima kasih kepada semua yang sudah peduli. Kami berharap semoga rumah layak ini segera terwujud untuk keluarga kecil kami,” ucap Armida penuh haru.

Sebagai nelayan yang hanya mengenyam pendidikan sampai kelas 1 SD, Armida selama ini berjuang keras melaut untuk mencukupi kebutuhan istri dan anaknya. Sang istri, Ni Luh Eni, tetap setia di rumah merawat buah hati mereka yang masih balita.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News