
BALIPORTALNEWS.COM, SANUR – Menjelang laga penting kontra China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tim Nasional (Timnas) Indonesia menggelar konferensi pers di The Meru Sanur, Denpasar, Minggu (1/6/2025). Momen ini menjadi ajang berbagi informasi terbaru tentang kondisi tim, yang disampaikan langsung oleh Kepala Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Dalam pernyataannya, Kluivert mengonfirmasi adanya pergantian beberapa pemain karena alasan keluarga dan kondisi kebugaran. Ia menyebut nama Sandy Walsh dan Eliano Reijnders yang harus diganti menjelang laga.
“Sandy Walsh sudah diganti, Eliano Reijnders juga diganti. Dia baru saja menjadi ayah dari anak keduanya, jadi saya sangat senang untuknya. Sandy Walsh juga tidak seratus persen fit untuk dua pertandingan ke depan,” ujar Kluivert.
Menghadapi pertandingan yang akan digelar di kandang sendiri, Kluivert mengaku optimistis. Ia menilai hasil laga sebelumnya melawan China telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi timnya.
“Kami banyak berdiskusi dan menganalisis laga sebelumnya melawan China. Sayangnya, kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan. Tapi sekarang kami bermain di kandang, dan kami punya kepercayaan diri. Kami merestrukturisasi tim dengan baik dan saya yakin kami bisa tampil kuat,” ucap Kluivert.
Masuknya pemain-pemain baru seperti kakak-beradik Sayuri, Beckham Putra, dan Stefano Lilipaly turut menambah warna dalam skuad Garuda. Kluivert menilai atmosfer dalam tim kini semakin kompetitif, yang menurutnya penting untuk menjaga performa terbaik.
Sementara itu, Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut memberikan pandangannya mengenai persaingan di posisi penjaga gawang dan adaptasi dengan pemain baru.
“Saya mengenal Emil Audero sedikit karena dia bermain di Italia. Tapi sejauh ini saya hanya bermain dengan Maarten Paes. Kami sangat beruntung memiliki banyak kiper berkualitas. Jadi itu akan menjadi pilihan sulit bagi pelatih,” ucap Jay.
Terkait pemain-pemain baru yang bergabung, Jay menilai kehadiran mereka memberikan semangat baru dan meningkatkan intensitas latihan.
“Saya sudah berlatih dengan mereka beberapa hari. Kualitasnya benar-benar tinggi, baik yang bermain di Eropa maupun di Indonesia. Intensitasnya bagus dan Anda bisa lihat api semangat dalam latihan. Mereka membawa energi positif,” lanjut Jay.
Kluivert menambahkan, meski waktu persiapan singkat, tim pelatih fokus pada pembenahan strategi, termasuk latihan bola mati (set piece), yang menjadi salah satu fokus utama menjelang pertandingan.
“Kami hanya punya beberapa hari untuk mempersiapkan tim, tapi saya senang dengan progres yang saya lihat. Target utama tentu hasil yang positif. Gaya permainan penting, tapi hasil tetap prioritas,” kata Kluivert.
Mengenai lawan, Kluivert menilai China sebagai tim yang harus diwaspadai. Namun, ia menekankan bahwa bermain di kandang memberi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.
“Yang penting adalah bagaimana kita bermain. Mereka harus memperhatikan kita karena kita bermain di rumah. Kita harus tampil dominan. Tapi tentu saja, kita tidak boleh meremehkan lawan,” tegas Kluivert.
Di akhir sesi, Jay Idzes juga berbicara singkat mengenai masa depannya di level klub. Ia masih terikat kontrak dengan klub Serie A Italia, Venezia.
“Untuk saat ini saya masih memiliki kontrak dengan Venezia. Tapi kita akan lihat nanti apa yang terjadi,” pungkas Jay.
Director of Marketing Communications Bali Beach Hotel, The Heritage Collection dan The Meru Sanur, Melody Siagian, menjelaskan bahwa pihaknya secara khusus menyiapkan souvenir spesial sebagai bentuk dukungan kepada skuad Garuda.
“Kami sangat bangga menjadi bagian dalam persiapan Timnas kebanggaan kita untuk bertanding melawan China di GBK pada 5 Juni nanti. Karena ini di Bali, kami ingin promosikan Bali juga. Maka dari itu, kami memberikan souvenir khusus berupa udeng untuk para pemain dan pelatih Timnas,” ungkap Melody.
Souvenir udeng tersebut dirancang dengan desain eksklusif, tidak dijual untuk umum, dan mencerminkan identitas Indonesia dan budaya Bali.

“Desainnya khusus, dengan bordiran merah dan putih sesuai warna bendera Indonesia, serta aksen emas yang lekat dengan tradisi Bali. Udeng ini memang dibuat custom hanya untuk para pemain dan staf pelatih. Jumlahnya sekitar 32 buah, termasuk untuk asisten pelatih,” jelasnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China dan Jepang dalam dua laga penting yang akan menentukan langkah Garuda di ajang kualifikasi. Dukungan penuh dari publik Tanah Air menjadi energi tambahan bagi tim asuhan Patrick Kluivert.(tis/bpn)












