Gigit
Ditahan Polisi, Nurlia Gigit Anggota Reskrim Polres Karangasem dalam Kasus Pengancaman. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Aksi tak biasa terjadi di ruang Unit I Satreskrim Polres Karangasem. Seorang tersangka bernama Rama Nurlia Sitorus (46) menggigit tangan anggota reskrim saat hendak ditahan dalam kasus dugaan pengancaman. Kejadian ini merupakan salah satu temuan dalam gelaran Operasi Pekat Agung 2025 yang berlangsung sejak 5 hingga 12 Mei 2025.

Kasi Humas Polres Karangasem, I Gede Sukadana, mengungkapkan insiden tersebut terjadi pada 5 April 2025, tepatnya di dalam ruang pemeriksaan Satreskrim.

“Tersangka tidak terima saat akan dilakukan penahanan, lalu melakukan penganiayaan dengan menggigit tangan anggota kami,” ujarnya pada Selasa (13/5/2025).

Baca Juga :  Sukses Bongkar Kasus Pengoplosan Gas, Kasat Reskrim Polres Karangasem Tiba-tiba Dimutasi

Rama Nurlia Sitorus, warga Banjar Dinas Bias Lantang Kaler, Desa Purwakerti, diketahui merupakan residivis kasus pencurian dan sempat viral di media sosial karena mengganggu keamanan di wilayah Amed, termasuk melawan pecalang dan bendesa adat setempat.

“Yang bersangkutan memang sudah beberapa kali membuat onar. Sebelumnya terlibat kasus pengancaman dan juga dikenal sebagai residivis,” imbuh Sukadana.

Total ada empat kasus yang berhasil diungkap dalam Operasi Pekat Agung 2025 oleh Polres Karangasem, yang melibatkan 55 personel gabungan. Rinciannya, dua kasus masuk kategori Target Operasi (TO) dan dua lainnya termasuk non-TO.

Baca Juga :  Remaja 12 Tahun Maki Polisi Lewat Call Centre 110, Polres Karangasem Beri Pembinaan

Empat kasus tersebut terdiri dari dua kasus penganiayaan, termasuk insiden gigitan oleh Nurlia, dan dua kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat) seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran miras ilegal, narkoba, dan kejahatan jalanan.

Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, menyebut keberhasilan operasi ini merupakan bentuk kerja keras tim dan sinergi dengan masyarakat.

“Ini adalah langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman, demi mendukung iklim investasi di Karangasem,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Karangasem Berkurban, Sampaikan Pesan Toleransi dan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama

Ia juga menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang momen strategis seperti hari besar keagamaan dan libur panjang.

“Peran serta masyarakat sangat penting. Kami apresiasi warga yang aktif melaporkan dan mendukung terciptanya kamtibmas yang kondusif,” pungkasnya.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News