BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kabar duka datang dari lingkungan Pura Agung Besakih. Salah satu tokoh spiritual utama, I Gusti Mangku Ngurah Kubayan, yang merupakan Pemucuk Pemangku di Pura Dalem Puri, Besakih, wafat menjelang upacara penyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) tahun 2025.
Almarhum sempat menjalani perawatan di RSUD Klungkung selama beberapa hari sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir di usia 85 tahun. Rencananya, upacara pelebon akan dilaksanakan pada 9 Mei 2025, sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sosok yang selama ini mengabdikan diri sebagai penjaga spiritual di kawasan suci Besakih.
Pamucuk Pemangku Pura Agung Besakih, Jro Gede Anglurah Bendesa, menyampaikan bahwa saat ini pihak keluarga tengah mempersiapkan sarana upakara dan rangkaian prosesi adat yang akan mengiringi kepergian almarhum.
“Upacara pelebon akan dilaksanakan pada 9 Mei mendatang. Kemudian prosesi atma wedana pengerorasan puncaknya pada tanggal 14 Mei 2025,” ujar Jro Gede Anglurah Bendesa saat diwawancarai, Senin (5/5/2025).
Sebelum prosesi pelebon, terlebih dahulu akan digelar upacara pengaskaraan dan tumpang salu pada 8 Mei 2025, sebagai bagian dari rangkaian penghormatan dan penyucian secara niskala sesuai tradisi Hindu Bali.
Kepergian Gusti Mangku Ngurah Kubayan menjadi kehilangan besar bagi umat dan masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai figur spiritual yang penuh keteladanan serta pengabdian tanpa pamrih kepada Pura Dalem Puri dan umat Hindu di Bali, khususnya Karangasem.(st/bpn)













