
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG– Nasib apes dialami seorang pejalan kaki bernama Putu Suardana (43) di Jalan Singaraja-Denpasar Kilometer 4,9 tepatnya Wilayah Banjar Dinas Lumbanan, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng pada Senin (28/4/2025) sekitar pukul 02.00 WITA. Akibatnya peristiwa tersebut korban sampai harus dilarikan dan hingga sekarang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya seorang pejalan kaki yang diduga menjadi korban tabrak lari. Pejalan kaki tersebut berasal dari Banjar Dinas Delod Peken, Kelurahan Kendran, Buleleng. Adapun korban harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami patah pada bagian tangan kanan, luka lecet pada bagian kaki kanan, bagian kepala dan tubuh lainnya.
“Benar, kejadian merupakan tabrak lari dan saat ini kasusnya masih diselidiki untuk mengejar pelaku. Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WITA tepatnya di Kilometer 4,9 Banjar Dinas Lumbanan, Kelurahan Sukasada,” terang AKP Darma.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologi kecelakaan tabrak lari bermula dari korban Putu Suardana datang dari arah Utara menuju arah Selatan dengan berjalan kaki di pinggir sebelah timur. Sesampainya di TKP tiba-tiba datang dari arah utara sebuah mobil yang tidak diketahui identitasnya langsung menabrak korban. Namun bukannya berhenti untuk menolong, pengendara mobil yang tidak diketahui identitasnya tersebut malah langsung melarikan diri.
“Jadi korban ini sedang berjalan kaki di timur jalan, tiba-tiba dari arah belakang sebuah mobil tidak diketahui identitasnya langsung menabraknya. Setelah korban jatuh terkapar mobil tersebut langsung lari ke arah selatan,” pungkasnya.(dar/bpn)












