BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan Bale Pedanaan atau Tempat Dana Punia di Pura Silayukti, Desa Padangbai, Manggis, Karangasem, roboh pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 14.00 WITA.
Menariknya, sepasang pemedek yang sempat berteduh di bawah bangunan berukuran 9×8 meter itu selamat setelah dipanggil oleh seorang pemangku (Jero Mangku) untuk pindah ke tempat berteduh lain, tepat sebelum bangunan ambruk.
Bendesa Adat Padangbai, I Made Sudiarta, mengungkapkan bahwa bangunan ini terletak di jeroan (area dalam) Pura Silayukti dan mengalami kerusakan parah. Perkiraan kerugian akibat kejadian ini mencapai ratusan juta rupiah.
“Saat ini, warga sedang bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. Sebelum kejadian, ada sepasang pemedek yang sempat berteduh di bawah Bale Pedanaan, namun beruntung mereka dipanggil oleh Jero Mangku untuk pindah ke tempat lain, sehingga tidak ada korban jiwa,” ujar Sudiarta kepada wartawan.
Menariknya, Sudiarta mengaku sudah memiliki firasat buruk sebelum kejadian. Hal itu membuatnya segera menuju Pura Silayukti. Awalnya, ia mengira bangunan yang roboh berada di Jaba Pura (halaman luar pura), karena masih dalam tahap pembangunan. Namun, setelah dicek, ternyata bangunan yang roboh berada di jeroan (area dalam pura).
Hingga saat ini, warga setempat bersama pengurus pura terus melakukan pembersihan dan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya untuk pemulihan bangunan yang rusak.(st/bpn)













