Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar secara resmi melepas 9 calon sarjana dalam Yudisium pada 18 Maret 2025, menegaskan komitmennya mencetak lulusan berkompeten dan siap bersaing di tingkat global.
Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar secara resmi melepas 9 calon sarjana dalam Yudisium pada 18 Maret 2025, menegaskan komitmennya mencetak lulusan berkompeten dan siap bersaing di tingkat global. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR Fakultas Teknik (FT) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar secara resmi melepas 9 calon sarjana melalui acara Yudisium yang digelar pada Selasa (18/3/2025), di Auditorium Rektorat Unmas Denpasar.

Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. I Made Nada, M.Si., menekankan bahwa kompetensi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

Salah satu lulusan terbaik Fakultas Teknik (FT) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar
Salah satu lulusan terbaik Fakultas Teknik (FT) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar. Sumber Foto : ads/bpn

“Masyarakat sangat menantikan lulusan yang berkualitas. Oleh karena itu, kompetensi harus dikembangkan selama perkuliahan agar mahasiswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Untuk memastikan daya saing lulusan, fakultas telah menerapkan beberapa langkah strategis, yaitu:

  1. Peningkatan Pelayanan – Menjamin kualitas pendidikan yang optimal bagi mahasiswa.
  2. Pembaruan Kurikulum – Selalu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi berdasarkan hasil penelitian.
  3. Penguatan Kompetensi – Membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan industri.
  4. Inovasi Berkelanjutan – Mendorong perubahan yang lebih maju dan adaptif terhadap tantangan zaman.
  5. Pemanfaatan Media Pembelajaran – Menggunakan metode inovatif, seperti permainan berbasis kecerdasan numerik serta kursus tambahan sesuai kebutuhan industri.

Keberhasilan Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar dalam menyiapkan lulusannya terbukti dari daya serap yang sangat baik. Menurut laporan, lulusan teknik dari universitas ini tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan pekerjaan. Bahkan, hampir seluruh lulusan langsung diterima di dunia kerja dalam waktu kurang dari satu minggu.

“Kendala yang kami hadapi justru banyaknya lulusan yang langsung beraktivitas di luar kampus. Namun, ini menjadi indikator bahwa kompetensi mereka sudah sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” tambah Dr. I Made Nada.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tetap mampu menyeimbangkan aktivitas fisik di luar kampus dengan proses analisis akademik di dalam kelas. Kesabaran dan ketekunan dalam memahami materi menjadi faktor penting untuk memastikan lulusan memiliki landasan akademik yang kuat.

Saat ini, Program Studi Teknik Sipil di Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar telah memiliki akreditasi yang baik. Pada yudisium kali ini, tercatat 9 mahasiswa dinyatakan lulus, namun satu mahasiswa memilih menunda wisuda karena alasan keluarga, meskipun memiliki IPK di atas 3,7.

Menariknya, hingga saat ini tidak ada mahasiswa yang mengalami keterlambatan kelulusan. Fakultas telah menerapkan sistem evaluasi per semester dan pendampingan akademik yang ketat bagi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan. Dengan cara ini, permasalahan akademik dapat diatasi sejak dini.

Selain memastikan kualitas akademik, Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan akademik yang prima. Semua tenaga pengajar dan staf dituntut untuk selalu memberikan layanan terbaik dengan sikap positif dan penuh apresiasi kepada mahasiswa.

“Kami selalu mengedepankan pelayanan prima dengan senyum dan sikap positif. Ini adalah bentuk penghargaan kami terhadap kepercayaan yang diberikan kepada institusi ini,” tutup Dr. I Made Nada.

Dengan berbagai upaya tersebut, Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar optimistis akan terus mencetak lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat global dan menjawab kebutuhan industri.

Tampil sebagai lulusan terbaik dari Program Studi Tenik Sipil dengan kategori IPK tertinggi I Made Putra Sedana, ST., dengan perolehan IPK 3,80. Dan kategori lulusan tercepat, Carmelia Ervina Delaresa Umbu Pati S.T., dengan rentang waktu 4 tahun 1 bulan. Untuk program studi Teknik Lingkungan kategori IPK tertinggi sekaligus lulusan tercepat, Saudari Ni Komang Ayu Putri Anjani, S.T. dengan perolehan IPK 3,89 dan rentang waktu 4 tahun 4 bulan. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News