BALIPORTALNEWS.COM, KUTA – Galeri ZEN1 Bali menghadirkan pameran tunggal seniman Uuk Paramahita bertajuk “City of Happiness”, yang secara resmi dibuka oleh Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Prof. Dr. I Wayan “Kun” Adnyana, S.Sn., M.Sn., pada Minggu (16/3/2025). Pameran ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, menampilkan eksplorasi visual tentang kehidupan perkotaan yang dinamis.
Prof. Kun Adnyana menyatakan rasa bangganya dapat membuka pameran ini. Ia mengungkapkan bahwa Uuk Paramahita adalah teman kuliahnya di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (kini ISI Bali), dan dikenal sebagai seorang seniman yang tekun serta memiliki karakter tenang.
“Saya melihat Uuk sebagai perupa yang memiliki kegigihan luar biasa. Karya-karyanya adalah hasil perjalanan panjang yang telah ia tekuni sejak mahasiswa,” ujar Prof. Kun.
Bagi Uuk Paramahita, pameran ini memiliki makna mendalam karena menjadi pameran tunggal keduanya, setelah yang pertama digelar 20 tahun lalu pada 2005.
“Berkesenian adalah proses menemukan diri sendiri dalam kemerdekaan penuh,” ungkapnya.
Melalui karyanya di Galeri ZEN1, Uuk ingin menyampaikan pesan kebijaksanaan, di mana seni tidak hanya menjadi ekspresi kebebasan, tetapi juga refleksi atas keseimbangan antara lingkungan, kehidupan sosial, dan keberlanjutan.
“Saat saya melukis, saya merasakan kebebasan jiwa. Namun, kebebasan itu tetap harus berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan sosial,” jelas Uuk.
Lukisan-lukisan Uuk Paramahita dalam pameran ini menggambarkan suasana metropolitan yang padat, dengan interpretasi visual yang dinamis. Populasi, gedung-gedung tinggi, dan kemacetan lalu lintas diterjemahkan ke dalam komposisi yang penuh detail, dengan garis-garis tegas dan warna-warna kontras yang mencerminkan kompleksitas kehidupan urban, khususnya di Denpasar.
Salah satu tamu undangan, Onky “BOY” Alexander, mengungkapkan kekagumannya terhadap keunikan karya Uuk.
“Lukisan-lukisan ini sangat berbeda dari yang lain. Ekosistem seni seperti ini harus terus didukung agar lebih dikenal luas,” ujarnya.
Director Galeri ZEN1 Bali, Nicolaus Kuswanto, menuturkan bahwa persiapan untuk pameran ini telah berlangsung sejak lama.

“Saya sudah menunggu delapan tahun untuk momen ini. Uuk benar-benar serius mempersiapkan pameran ini, bahkan sejak 2021 ia sudah mulai mengukur tembok galeri dan menyusun konsepnya,” kata Nico.
Pameran ‘City of Happiness’ menjadi bentuk dedikasi Uuk Paramahita dalam menghadirkan refleksi kehidupan kota melalui seni rupa. Dengan eksplorasi warna dan bentuk yang khas, ia mengajak penikmat seni untuk melihat realitas kehidupan urban dari perspektif yang lebih mendalam.(tis/bpn)













