
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – dr. I Gusti Bagus Dharma Prakasa Musti, M.Biomed, Sp.B., atau yang akrab disapa dr. Pras, tidak hanya menjalankan profesinya sebagai dokter bedah di Denpasar, tetapi juga memiliki semangat tinggi dalam mendidik generasi muda di bidang kedokteran.
Lahir di Denpasar pada 18 Maret 1981, dr. Pras menjadikan profesinya sebagai dokter bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebagai panggilan jiwa untuk membantu sesama. Tak hanya fokus pada pelayanan medis, ia juga aktif mengedukasi pasien agar memahami pentingnya menjalani perawatan hingga sembuh total.
Sejak tahun 2023, dr. Pras bergabung sebagai pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, fakultas yang baru dibuka pada tahun tersebut. Keputusannya menjadi dosen dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mentransfer ilmu dan keterampilan klinis kepada calon tenaga medis masa depan.
Sebagai alumni Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, ia merasa bertanggung jawab untuk turut serta dalam mencetak tenaga medis berkualitas.
“Menjadi pengajar adalah pengalaman baru dan tantangan bagi saya. Ini adalah kesempatan untuk membangun SDM medis yang kompeten di masa depan,” ujar dr. Pras.
Dalam menyampaikan materi kuliah, ia lebih memilih pendekatan santai dan interaktif, menciptakan suasana belajar yang nyaman agar mahasiswa tidak merasa tegang.
Selain mengajar, dokter yang hobi bermotor ini juga aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman organisasi sangat penting bagi calon dokter, karena nantinya mereka harus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dalam menjalankan tugas medis.
“Seorang dokter harus mampu menjadi pemimpin yang bijaksana. Oleh karena itu, saya mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi agar mereka memiliki bekal kepemimpinan di masa depan,” tambahnya.
Dengan dedikasinya di dunia medis dan pendidikan, Dr. Pras menjadi salah satu figur inspiratif bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang kedokteran.(tis/bpn)












