Buleleng
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama kepala daerah lainnya asal Bali diketahui tidak ikut dalam kegiatan retreat di Akademi Militer Magelang. Meski demikian Sutjidra masih standby bersama kepala daerah lainnya yang diusung PDI-Perjuangan pada Pilkada serentak kemarin.

Kepastian tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, Senin (24/2/2025) saat ditemui di Lobby Kantor Bupati Buleleng.

“Ini memang jadi isu, dan pemberitaan yang ramai. Yang jelas pak Bupati masih di Magelang,” ungkap dia

Kendati berada di Magelang bersama kepala daerah lainnya, Supriatna mengaku tidak tahu pasti kegiatan apa yang dilaksanakan pasangannya bersama kepala daerah lain asal Bali.

Namun demikian Supriatna yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Buleleng memastikan Sutjidra tetap berada di Magelang sembari menunggu instruksi (Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, red).

“Tinggal menunggu instruksi saja, masih berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait pelaksanaan retreat. yang jelas beliau masih standby bersama seluruh kepala daerah asal Bali di Magelang,” tandasnya.

Sebagai informasi, retreat kepala daerah ini akan digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, selama 8 hari, terhitung 21-28 Februari 2025. Beragam materi yang akan ditanamkan, mulai dari pemahaman program prioritas pemerintah, geopolitik, anti korupsi, hak asasi manusia, hingga pengelolaan keuangan daerah.

Namun belakangan Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi melalui surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan Kamis (20/2/2025). Dimana salah satu poinnya yakni Kepala daerah dan wakil kepala daerah agar menunda perjalanan mengikuti retret Magelang pada 21-28 Februari 2025.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News