
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Kebakaran tempat pembibitan kerang mutiara milik PT Cendana Indopearls di Desa/Kecamatan Gerokgak, Buleleng terjadi pada Sabtu (15/2/2025) pukul 01.45 WITA. Atas kejadian tersebut pemilik diperkirakan mengalami kerugian mencapai setengah miliar.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menerangkan menurut dari keterangan saksi-saksi peristiwa itu terjadi begitu cepat. Awalnya pelapor dan saksi yang bernama Kadek Agus Arimbawa dan Putu Dedik Karyawan melaksanakan tugas jaga seperti biasanya. Namun sekitar pukul 01.45 WITA keduanya mendengar sirina alarm berbunyi dari laboratorium pembibitan kerang mutiara.
Keduanya lantas bergegas mengecek ke lab yang berukuran 30 meter x 12 meter serta bangunan tambahan berukuran 10 meter x 10 meter tersebut. Dimana didalamnya berisi alat-alat laboratorium sekaligus alat-alat kerja berupa tangki fiber, tali kolektor jenis nilon, sterepum, mikroskop, laminar flow, autuclave, AC, tabung LPG dan Tabung CO2.
“Awalnya saksi sedang berjaga tiba-tiba alarm kebakaran berbunyi, setelah dilakukan pengecekan sudah terlihat asap berasal dari salah satu ruangan di laboratorium. Karena isi didalam mudah terbakar sesaat kemudian api, kata saksi sudah membumbung tinggi membakar seluruh bangunan,” ungkap AKP Darma.
Kini laporan atas kasus kebakaran bangunan yang terbuat dari dinding batako dan atap spandek tersebut telah masuk ke Mapolsek Gerokgak. Sebagai langkah awal penyidik telah mendatangi tempat kejadian serta sudah meminta keterangan pelapor dan saksi. Akibat kejadian tersebut pemilik PT diperkirakan menderita kerugian mencapai Rp500 juta.
“Sudah dilaporkan kemarin dan sedang dalam penanganan Polsek Gerokgak, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp500 juta. Untuk penyebab masih didalami,” tegas dia.(dar/bpn)












