Pembunuhan
Ketiga tersangka pelaku pembunuhan I Pande Gede Putra Palguna saat dirilis Polres Buleleng. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pasca polisi berhasil meringkus tiga tersangka yang mengakibatkan nyawa I Pande Gede Putra Palguna melayang. Kini jasad pria asal Gianyar tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk diupacarai.

Sebelumnya ada tiga tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan Pande Gede Putra meninggal. Ketiganya merupakan perempuan, masing-masing bernama OSM alias Oki (38) beralamat di Sanur Kauh Denpasar, IOP alias Intan (38) beralamat di Desa Sukorejo Bojonegoro, dan Ly alias Leni (57) beralamat di Dangin Puri Kaja, Denpasar.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Dukung Hilirisasi Bandeng Premium, Panen Raya Capai 3 Ton

Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyampaikan, ketiga tersangka dengan korban tidak ada hubungan. Ia juga mengatakan, penyiksaan yang dilakukan oleh tersangka kepada Pande, juga tidak dilandasi rasa cemburu.

“Tidak ada (rasa cemburu). Yang jelas dari hasil pemeriksaan, para tersangka sakit hati kepada korban karena merasa ditipu. Karena tidak kunjung dikembalikan uang yang telah dipinjamnya. Korban ini banyak main drama, hanya menjanjikan untuk membayar utang,” terangnya, Minggu (16/2/2025).

Lantas disinggung cara para tersangka yang notabene perempuan mampu menyekap Pande, Kapolres menegaskan jika upaya penyekapan dilakukan saat Pande sedang tertidur.

“Korban diikat kaki dan tangannya saat sedang tidur. Sehingga tidak ada perlawanan dari korban. Selain kaki dan tangan korban diikat dengan kabel ties, mulut korban juga ditutup menggunakan lakban,” tegas dia.

Baca Juga :  Singa Kren Fest Sukses Tarik Antusiasme Masyarakat, UMKM Catat Omzet Hingga Rp375 Juta

Kapolres juga mengatakan, sementara ini pihaknya belum menemukan apakah ada pihak lain yang membantu. Kendati demikian pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan penyisiran bukti-bukti lain yang berhubungan.

“Tim Goak Poleng hingga kini masih berada di lapangan untuk mencari barang bukti atau hubungan lain yang masih tercecer,” tandasnya.

Disisi lain, Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi terpisah menyebut pasca dilakukan autopsi, jenazah Pande sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga sepekan lalu.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Rusak di Alasangker, Wabup Supriatna Pastikan Perbaikan Bertahap Jadi Prioritas

“Sudah diserahkan ke keluarga di Gianyar tanggal 6 Februari 2025,” singkatnya.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News