
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Polisi telah berhasil mengungkap identitas pasti temuan mayat di pinggir jalan Singaraja-Denpasar tepatnya di Hutan Lindung Desa Pancasari beberapa waktu lalu. Meski begitu hingga Rabu (5/2/2025) jasad pria bertatto yang bernama I Pande Gede Putra P (54) tersebut masih dititipkan di RSUD Buleleng.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan, terungkap identitas mayat yang beralamat di Kota Bekasi, Jawa Barat ini setelah dilakukan proses identifikasi di Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Buleleng. Adapun Identifikasi menggunakan alat INAFIS Portable System yang terhubung secara langsung dengan Server Pusidentifikasi dan data e-KTP.
Hasilnya didapat skor tertinggi sebesar 560, selanjutnya hasil rekam Sidik jari di Balnko AK-23 dibandingkan dengan data sidik jari e-KTP kandidat skor tertinggi. Setelah dari hasil perbandingan kedua data Sidik jari tersebut maka disimpulkan IDENTIK dengan nama korban.
“Kesimpulannya nama tersebut cocok dan salah satu keluarga korban dari Gianyar sudah mengecek kemarin. Saat ini Sat Reskrim Polres Buleleng masih melakukan proses penyelidikan,” ungkap AKP Darma.
Meski sudah sempat di cek oleh salah satu keluarga dari nama bersangkutan. Hingga Rabu (5/2/2025) jasad pria bertatto yang ditemukan di pinggir Jalan Raya Jurusan Singaraja-Denpasar, wilayah Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng tersebut masih dititipkan di RSUD Buleleng.
“Salah satu keluarga sudah mengecek, (sudah diambil?,red) belum. Guna kepentingan proses hukum Satreskrim Polres Buleleng memutuskan memohon untuk otopsi terlebih dahulu,” singkat dia.
Sementara berita sebelumnya sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga tersangkut di pinggir Jalan Utama Singaraja-Denpasar atau lebih tepatnya di Wilayah Hutan Lindung Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Mayat tersebut ditemukan pada Senin (3/2/2025) sekitar pukul 14.00 WITA oleh dua orang penjual makanan monyet.
Saat ditemukan kondisi mayat yang diduga berusia 50 tahun, diketahui sudah meninggal kurang lebih 8 jam sebelum ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan, muncul lebam pada bagian punggung, mulut mengeluarkan darah kehitaman, keluar cairan pada telinga dan hidung, pergeseran pada bahu kiri, lebam pada pinggang bawah, wajah tampak bengkak, hidung dan mulut sedikit hancur.(dar/bpn)












