Delapan Mahasiswa STIKOM Bali Group Lulus Uji Keahlian dan Siap Bekerja di Jepang
Delapan Mahasiswa STIKOM Bali Group Lulus Uji Keahlian dan Siap Bekerja di Jepang. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Delapan mahasiswa dari STIKOM Bali Group resmi dinyatakan lulus dalam tes Pekerja Berketerampilan Spesifik (PBS) atau Specified Skilled Worker (SSW), yang membuka peluang mereka untuk bekerja di Jepang.

Mahasiswa yang lulus terdiri dari enam orang dari ITB STIKOM Bali, yakni: I Gede Ananda Putra Pratama (Prodi Sistem Komputer – SK); I Gusti Putu Susila Mantra (Prodi Sistem Informasi – SI); I Ketut Yudha Mahardika (Prodi Sistem Informasi – SI); Muhammad Abbas Syah (Prodi Sistem Informasi – SI); Muhammad Jhosi Muba (Prodi Sistem Informasi – SI); dan Christina Kewa Liku (Prodi Bisnis Digital – BD)

Sementara itu, dua mahasiswa dari Politeknik Nasional Denpasar yang juga lulus adalah: Noviyanti Rahmadani (Prodi D3 Akuntansi) dan I Putu Oko Gunawan (Prodi D3 Akuntansi)

Baca Juga :  Sutjidra Rangkul Mahasiswa Satukan Gagasan wujudkan Buleleng Paten

Kelulusan ini diumumkan pada Kamis (30/1/2025) melalui email masing-masing peserta oleh organisasi Building Cleaning di Tokyo, Jepang.

Menurut Person In Charge (PIC) Program Kuliah Kerja di Jepang ITB STIKOM Bali, Rahman Sabon Nama, para mahasiswa yang lulus SSW akan menjalani tes penempatan kerja langsung dengan perusahaan Jepang mulai 4 Februari hingga pertengahan Februari 2025.

“Christina Kewa Liku dijadwalkan interview pada 4 Februari 2025 untuk ditempatkan di Hakone Resort, Prefektur Kanagawa, sedangkan mahasiswa lainnya akan menjalani wawancara pertengahan Februari,” ujar Rahman.

Hasil koordinasi dengan pihak Jepang menunjukkan bahwa para mahasiswa ini akan ditempatkan di berbagai hotel di Prefektur Kanagawa dan Shizuoka.

Rahman juga mengungkapkan bahwa dari delapan mahasiswa yang lulus SSW, dua di antaranya telah lebih dulu lolos interview magang dan siap bekerja di Jepang: Ketut Yudha Mahardika akan ditempatkan di Saitama. Sementara I Putu Oko Gunawan akan ditempatkan di Yamanashi

Keduanya akan bekerja selama tiga tahun dengan visa magang, sebelum beralih ke visa kerja (Tokutei Ginou) sesuai regulasi pemerintah Jepang yang memperbolehkan alih status dari magang ke visa kerja.

Dengan demikian, hanya enam mahasiswa yang akan menjalani wawancara user untuk diberangkatkan dengan visa kerja langsung, yaitu: I Gede Ananda Putra Pratama; I Gusti Putu Susila Mantra; Christina Kewa Liku; Noviyanti Rahmadani; Muhammad Abbas Syah; dan Muhammad Jhosi Muba

Menanggapi kelulusan ini, Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, mengaku bangga atas pencapaian mahasiswanya.

Baca Juga :  Dosen ITB STIKOM Bali Dorong UMKM Mami Rasa Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Bantuan Alat Produksi

“Mereka hanya butuh enam bulan sejak mulai belajar bahasa Jepang pada Juli 2024 untuk mencapai level N4 dan lulus SSW. Ini membuktikan bahwa dengan keseriusan dan ketekunan, mahasiswa bisa sukses,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa ITB STIKOM Bali siap memfasilitasi mahasiswa untuk bekerja di Jepang, termasuk membantu biaya awal yang bisa dicicil dari penghasilan mereka saat bekerja di Jepang.

“Kami mengajak anak muda Bali dan Nusa Tenggara untuk memanfaatkan peluang ini. Dengan menjadi mahasiswa ITB STIKOM Bali, kami siap membantu mereka bekerja di Jepang demi masa depan yang lebih baik dan membantu ekonomi keluarga,” pungkasnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News