ITB STIKOM Bali
(Tengah) Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Roy Rudolf Huizen, ST., MT. Sumber Foto : gr/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – ITB STIKOM Bali terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pendidikan tinggi berkualitas melalui Program Pasca Sarjana Magister Komputer (S2) Program Studi Sistem Informasi, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri di era digital.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Roy Rudolf Huizen, ST., MT., mengungkapkan bahwa program ini berdiri pada tahun 2022 dan telah mencetak 10 alumni, dengan rata-rata IPK di atas 3,4. Para alumni tersebut kini bekerja di berbagai BUMN dan sebagai wirausaha muda yang memiliki software house.

Baca Juga :  Kue Rumahan Naik Kelas, Prami’s Kitchen Denpasar Go Digital Berkat Inovasi Dosen ITB STIKOM Bali

“Program ini menawarkan kurikulum komprehensif yang mencakup empat konsentrasi utama, yaitu: 1) Cyber Security – Membekali mahasiswa dengan keahlian dalam melindungi data dan sistem dari ancaman digital; 2) Data Science – Memberikan pemahaman mendalam tentang analisis data untuk pengambilan keputusan strategis; 3) Enterprise System – Fokus pada pengembangan dan manajemen sistem informasi Perusahaan; dan 4) Medical Informatics – Meningkatkan integrasi teknologi informasi dalam dunia medis,” jelas Roy Rudolf, Sabtu (25/1/2025).

Setiap konsentrasi dirancang untuk mengembangkan kemampuan analitis, pemecahan masalah berbasis ilmiah, dan metodologi logis sesuai kebutuhan industri saat ini.

Baca Juga :  ITB STIKOM Bali Digitalisasi Pioni Daycare, Orang Tua Kini Bisa Pantau Tumbuh Kembang Anak Secara Real-Time

Hingga tahun 2025, program ini telah memiliki 113 mahasiswa aktif, dengan sekitar 20% berasal dari luar pulau Bali.

“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat dan eksistensi ITB STIKOM Bali di tingkat nasional,” ujar Roy Rudolf.

Pada angkatan pertama tahun ajaran genap 2022/2023, program ini telah menarik 32 mahasiswa, menandai awal yang kuat untuk program pasca sarjana ini.

Program Magister Komputer Sistem Informasi telah memperoleh akreditasi ‘Baik’ dari BAN-PT pada 22 Agustus 2023. ITB STIKOM Bali kini berupaya meningkatkan akreditasi program ini ke predikat ‘Sangat Baik’ untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia pendidikan unggulan.

Baca Juga :  Dosen ITB STIKOM Bali Dorong UMKM Mami Rasa Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Bantuan Alat Produksi

“Program ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan pada: pembelajaran berbasis proyek, yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan solusi nyata; penguasaan metodologi penelitian, yang relevan dengan kebutuhan industri; serta kolaborasi dengan industri skala nasional dan internasional, yang memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam lingkungan kerja professional,” tutup Rudolf. (gr/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News