Kubu Bakas Guest House
Pesona Keindahan Kubu Bakas Guest House, ”Surga Tersembunyi” di Desa Bakas Klungkung. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sebagai mahasiswa yang berasal dari luar Bali,yang mengikuti program PPKMB MBKM di Desa Wisata Bakas, Klungkung, memberikan saya (Yohana Agustina Perchy, red) pengalaman tak terlupakan. Salah satu momen paling berkesan adalah kunjungan ke Kubu Bakas Guest House, sebuah tempat yang menyuguhkan keindahan alam dan budaya khas Bali dalam harmoni yang sempurna.

Hari itu, cuaca cerah dengan angin sepoi-sepoi menyambut kami ketika tiba di Kubu Bakas. Dari kejauhan, pemandangan hijau sawah yang membentang luas dan perbukitan yang menjulang menciptakan suasana yang menyegarkan.Lokasi guest house ini benar-benar memanjakan mata,jauh dari kebisingan kota dan menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Saat tiba, kami disambut oleh pemiliknya, Bapak I Ketut Artawan, seorang pria ramah yang penuh dengan cerita menarik. Dengan senyum tulus, beliau menyapa kami dan mengajak untuk berkeliling area guest house. Dalam sesi tur singkat, saya diperkenalkan pada berbagai fasilitas yang tersedia, seperti bale-bale tradisional untuk bersantai, taman kecil yang indah, dan area makan dengan pemandangan langsung ke sawah.

Baca Juga :  Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Klungkung

Pak Artawan juga menjelaskan beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh pengunjung di Kubu Bakas, mulai dari membuat canang sari, mengikuti kelas tari Bali, belajar memasak makanan tradisional, hingga trekking ke bukit terdekat untuk menikmati pemandangan alam. Beliau berbagi cerita tentang bagaimana Kubu Bakas bukan hanya tempat penginapan,tetapi juga sarana untuk memperkenalkan budaya Bali kepada wisatawan.

Setelah sesi wawancara singkat, kami dihidangkan makanan dan minuman tradisional khas Desa Bakas. Hidangan tersebut termasuk nasi sela, nasi campur dengan lauk pauk seperti ayam betutu dan sate lilit, serta minuman segar seperti loloh cemcem, minuman herbal khas Bali. Rasa makanannya benar-benar otentik, dengan bumbu khas yang kaya rempah-rempah, membuat saya semakin mencintai kuliner Bali.

Setelah menikmati hidangan, kami mengambil waktu untuk berfoto-foto di area guest house. Pemandangan sawah yang menghampar luas menjadi latar sempurna untuk kenang-kenangan.Kami juga sempat menikmati momen matahari terbenam dari bukit kecil di dekat Kubu Bakas. Warna jingga keemasan yang memantul di sawah menciptakan suasana magis yang sulit dilupakan.

Baca Juga :  Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Klungkung
Kubu Bakas Guest House
Hamparan sawah di dekat Kubu Bakas Guest House. Sumber Foto : Istimewa

Sebelum pulang, saya kembali berbincang dengan Pak Artawan  tentang visinya untuk mempromosikan budaya Bali melalui Kubu Bakas. Beliau berharap,melalui tempat ini, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga membawa pulang pemahaman yang lebih mendalam tentang tradisi dan kehidupan masyarakat Bali. Kunjungan ke Kubu Bakas Guest House tidak hanya menyegarkan pikiran tetapi juga membuka mata saya tentang betapa kayanya budaya Bali. Sebagai mahasiswa PPKMB, pengalaman ini memberikan saya wawasan baru tentang pentingnya melestarikan tradisi lokal dan menjadikannya bagian integral dari pengembangan desa wisata.

Ketika kami akhirnya kembali ke tempat tinggal kami di desa yang tidak jauh dari Kubu Bakas, hati saya terasa penuh dengan rasa syukur. Desa Bakas dan Kubu Bakas Guest House telah meninggalkan kesan mendalam yang akan selalu saya kenang sebagai salah satu bagian terbaik dari perjalanan saya di Bali.(Yohana Agustina Perchy, Mahasiswa Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Denpasar, Program Studi S1 Pariwisata)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News