Paus
Arkiv Vilmansa. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, JIMBARAN – Locca Sea House menggelar pameran seni bertajuk ‘Widya Segara: Wisdom of The Sea’, sebuah pertunjukan budaya yang memadukan seni kontemporer dan keindahan alam Bali. Diselenggarakan oleh Galeri ZEN1, pameran ini berlangsung mulai 14 Desember 2024 hingga 11 Januari 2025.

Dengan latar belakang panorama laut, gunung, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, pameran ini menghadirkan karya-karya visioner dari Arkiv Vilmansa. Sang seniman mengeksplorasi kekayaan warisan budaya Bali melalui karya yang menjembatani elemen tradisional dan modern.

Direktur Galeri ZEN1, Nicolaus Kuswanto, menjelaskan bahwa pameran ini dirancang untuk menjadi dialog budaya antara masyarakat lokal dan internasional.

“Melalui karya-karya yang dipamerkan, kami ingin memberikan perspektif baru tentang hubungan seni, budaya, kemanusiaan, dan lingkungan di dunia yang terus berkembang,” katanya.

Pameran ini menampilkan dua instalasi utama karya Arkiv Vilmansa, yaitu:

  • Ragga, Sebuah instalasi berbentuk paus raksasa dengan panjang 30 meter, tinggi 9 meter, dan lebar 12 meter. Karya ini melambangkan hubungan antara mitos, alam, dan kesadaran lingkungan, mengajak pengunjung untuk lebih peduli terhadap ekosistem.
  • Domma, Instalasi yang menggambarkan tokoh mitos, mengeksplorasi kompleksitas hubungan manusia dengan alam.

“Karya ini adalah pengingat untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Ragga dan Domma menjadi simbol penting untuk menginspirasi tindakan nyata dalam menjaga bumi,” ujar Arkiv.

Widya Segara
Pameran Seni Widya Segara di Locca Sea House: Perayaan Harmoni Seni, Budaya, dan Alam. Sumber Foto : tis/bpn

Selain karya utama Arkiv, pameran ini juga menampilkan karya dari seniman Bali ternama, seperti Teja Astawa, Ida Bagus Purwa, Made Bayak, Suarnata, Satya Cipta, Nyoman Sani, Made Wianta, Kun Adnyana, Kenyem, Made Wiradana, Apel Hendrawan, NPAAW, Kencut, Dully, Bayu Pramana, dan Putu Winata. Masing-masing seniman menyajikan satu karya yang mencerminkan warisan seni Bali dengan pendekatan kontemporer.

“Para seniman ini menghadirkan sudut pandang unik terhadap budaya Bali, menciptakan pengalaman artistik yang mendalam,” tambah Nico.

Pemilik JHUB Art Space, Dr. Putu Agung Prianta, menyambut baik pameran ini. Ia menyatakan bahwa acara ini merupakan pengingat penting bagi masyarakat Bali untuk lebih peduli terhadap laut.

“Laut adalah bagian dari kehidupan kita di Bali. Melalui pameran ini, kami berharap semua orang terinspirasi untuk lebih menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Ragga
Ragga. Sumber Foto : tis/bpn

Pameran seni ‘Widya Segara’ menjadi agenda wajib bagi pecinta seni dan budaya. Nikmati karya instalasi Ragga dan Domma di tengah keindahan alam Locca Sea House, Jimbaran.

Tandai kalender Anda dan ajak orang-orang terdekat untuk menjadi bagian dari perayaan budaya ini. Pameran berlangsung hingga 11 Januari 2025.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News