
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia (APJII) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) 2024, sebuah agenda penting untuk menentukan Ketua APJII Bali periode 2025-2028 yang berlangsung pada Rabu (4/12/2024) di Mercure Sanur, Denpasar.
Dengan mengusung tema “Meningkatkan Kolaborasi di dalam Keberagaman untuk Mewujudkan Visi dan Misi APJII”, acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran APJII dalam mendukung transformasi digital di Bali.
Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, mengungkapkan bahwa tiga kandidat calon Ketua APJII Bali telah menjalani pembekalan di Jakarta.
“Mereka adalah kawan-kawan terbaik saya. Saya yakin, siapa pun yang terpilih akan mampu memimpin dan berkolaborasi erat dengan APJII Pusat demi kemajuan wilayah Bali,” ucapnya dengan penuh optimisme.
Tiga kandidat yang maju dalam pemilihan ini adalah:
1. I Made Samba
2. I Made Karta Susila
3. Andy Sabli Tagi Jara
Saat ini, Muhammad Arif menambahkan APJII Bali memiliki 32 anggota aktif yang menjadi bagian penting dalam mendukung infrastruktur digital dan layanan internet di provinsi ini.

Dr. Ryan Soma, SSi., SH., MH., CLA, selaku Ketua Pengurus Wilayah (Kapengwil) APJII Bali-Nusra periode 2021-2024, menyampaikan bahwa internet telah menjadi elemen vital dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai Ketua APJII Bali-Nusra, saya bertanggung jawab memastikan pertumbuhan internet di wilayah ini. Melalui Muswil 2024, saya berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan misi tersebut dan memberikan kontribusi lebih besar,” kata Ryan.
Muswil 2024 tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin baru tetapi juga sebagai wadah bagi para anggota APJII Bali untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan bersama. Hasil pemilihan diharapkan mampu membawa inovasi dan memperkuat peran Bali sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi di Indonesia.(ads/bpn)












