BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Hingga Desember 2024, sejumlah proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karangasem belum sepenuhnya rampung. Salah satu proyek bahkan baru mencapai sekitar 50 persen pengerjaan.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Karangasem, Wedasmara, mengakui kondisi tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (2/12/2024). Ia menjelaskan bahwa sebagian besar proyek yang belum selesai adalah proyek yang dijalankan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
“Lumayan banyak proyek yang belum rampung, terutama yang berasal dari anggaran perubahan. Namun, rata-rata kontraknya berakhir pada 24 Desember 2024,” ujar Wedasmara.
Proyek yang masih berjalan meliputi sekitar 10 proyek jalan, 4 paket di bagian Sumber Daya Air (SDA), 5 paket di bidang Cipta Karya (CK), dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang mencakup sekitar 800 unit. “Sebagian proyek diperkirakan selesai antara tanggal 15 hingga 20 Desember, tetapi memang ada yang progresnya baru mencapai 50 persen,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Made Tarsi Ardipa, mengungkapkan pihaknya belum menerima data lengkap terkait proyek-proyek yang sedang dikerjakan oleh Dinas PUPR.
“Kami sudah bersurat ke Dinas PUPR, tapi hingga kini belum diberikan data. Rencananya, kami akan melakukan inspeksi ke lapangan untuk memastikan progres dan kualitas proyek tersebut,” tegas Made Tarsi Ardipa.(st/bpn)













