
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar telah melaksanakan kegiatan Workshop PKM 2024 dengan mengusung tema ‘Membangun Jiwa Kreatif dan Inovatif melalui Program Kreativitas Mahasiswa’. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 28 November 2024 secara daring (online) melalui media Zoom Meeting dan Youtube Live Streaming.
Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Ni Made Dwi Puspitawati, SE., MM., menyampaikan bahwa kegiatan Workshop PKM 2024 ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Program Studi Manajemen Universitas Mahasaraswati Denpasar. Dimana terselenggaranya kegiatan ini bertujuan sebagai sarana dalam menimba ilmu pengetahuan yang lebih mendalam sesuai dengan keilmuan profesi yang ditekuni sehingga menciptakan generasi yang unggul.
“Dengan adanya program Workshop PKM 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan relevansi skill lulusan Program Studi Manajemen Unmas Denpasar dengan kebutuhan dunia kerja melalui pemaparan yang disampaikan oleh narasumber ahli yang handal dan kompetitif dibidangnya masing-masing,” jelas Dr. Ni Made Dwi Puspitawati, SE., MM.
Sebagai perwujudan dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen selaku organisasi mahasiswa aktif yang berada di Universitas Mahasaraswati Denpasar mengadakan kegiatan Workshop PKM 2024 dengan tema ‘Membangun Jiwa Kreatif dan Inovatif melalui Program Kreativitas Mahasiswa’ dengan tujuan:
- Melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan dan Pengajaran.
- Menjalankan kewajiban sebagai Mahasiswa yang terlibat dalam organisasi untuk menjalankan Program Kegiatan yang sudah menjadi program tetap setiap tahunnya.
- Mengembangkan kreativitas dan inovasi bagi setiap Mahasiswa agar memiliki semangat dalam mempersiapkan wirausahawan muda yang unggul.
Kegiatan Workshop PKM 2024 dengan tema’”Membangun Jiwa Kreatif dan Inovatif melalui Program Kreativitas Mahasiswa’ ini diawali dengan acara pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari Ketua Panitia, kemudian penyampaian sambutan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar yaitu Dr. Putu Kepramareni, SE., MM., sekaligus membuka acara secara resmi.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan CV moderator oleh MC, kemudian acara dipandu oleh moderator yang selanjutnya membacakan CV dari narasumber. Kegiatan Workshop PKM 2024 HMPS Manajemen kali ini menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa dan didampingi oleh moderator kami yang pada kesempatan kali ini merupakan salah satu Dosen Program Studi Manajemen FEB UNMAS Denpasar, Putu Agus Eka Rismawan, SE., MM.
Kegiatan Workshop PKM 2024 ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si., selaku Guru Besar Ilmu Penyakit Tanaman Universitas Mahasaraswati Denpasar yang memaparkan terkait dengan program PKM yang telah terlaksana.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si., menjelaskan PKM adalah salah satu kegiatan yang sangat bergengsi di kalangan mahasiswa yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat berkontribusi di lingkungan masyarakat. Kreativitas dan pola pikir yang kritis harus dimiliki oleh seluruh mahasiswa yang mengikuti program PKM.
Terdapat 10 jenis PKM yang dapat dibuat oleh mahasiswa, salah satu jenis PKM yang paling relevan untuk mahasiswa di bidang ekonomi yaitu PKM Kewirausahaan (PKM-K).
Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si., juga memaparkan terkait sistematika pembuatan proposal. Ia menekankan pada penulisan judul proposal dilarang menggunakan akronim atau singkatan yang tidak baku serta hanya diperkenankan maksimal 20 kata. Kemudian pada penulisan isi proposal yang mencangkup pendahuluan hingga lampiran maksimal terdiri dari 10 halaman.
Sesi kedua merupakan kegiatan bedah proposal oleh Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. Pada sesi bedah proposal juga menghadirkan proposal Kewirausahaan dari salah satu tim dengan judul proposal ‘Inovasi Pengembangan Pie Jeruk Sebagai Upaya Pemberdayaan Petani Lokal di Bali’ yang diketuai oleh Ni Putu Aryawati.
Pada saat sesi bedah proposal Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si., menyarankan untuk lebih cermat dalam menyesuaikan judul proposal. Kata ‘Pemberdayaan’ pada judul proposal mengarah kepada program pengabdian masyarakat dan tentu tidak sesuai dengan PKM Kewirausahaan.
Prof. Widnyana juga menekankan, selain untuk menambah nilai jual jeruk, agar memperhatikan juga kebutuhan pasar mengingat Bali merupakan daerah pariwisata yang membutuhkan produk berciri khas Bali.
Prof. Widnyana juga mengingatkan untuk menambahkan gambaran target pasar dan proyeksi pasar pada proposal. Proposal yang dibuat juga harus dapat meyakinkan bahwa produk yang diunggulkan tidak terkesan produk uji coba dengan menyisipkan bukti bahwa produk layak dipasarkan pada desain produk.
Prof. Widnyana juga melakukan diskusi dengan anggota tim secara daring terkait strategi diferensiasi yang dapat diterapkan agar bisa lebih unggul dari kompetitor produk sejenis. Beliau menjelaskan bahwa untuk menciptakan perbedaan dari produk yang beredar di pasaran yaitu dengan menciptakan nilai tambah produk melalui pengangkatan potensi jeruk Kintamani sebagai pencipta rasa.
Pemaparan dari narasumber yang sangat kompeten dibidangnya ini dapat dipahami dengan baik yang menjadikan Workshop PKM 2024 mampu menjadi wadah pertukaran informasi dan inspirasi yang nantinya diharapkan dapat menumbuhkan ilmu dan wawasan tentang karya ilmiah yang lebih mendalam pada generasi muda.
Workshop PKM 2024 dengan tema ‘Membangun Jiwa Kreatif dan Inovatif melalui Program Kreativitas Mahasiswa’ yang digelar oleh HMPS Manajemen Unmas Denpasar ini diikuti oleh seluruh mahasiswa/i dan masyarakat umum serta mendapatkan antusias dan respon positif dari kalangan civitas akademika Universitas Mahasaraswati Denpasar dan juga masyarakat umum.
Dengan adanya kegiatan Workshop PKM 2024 ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan ilmu yang berguna untuk meningkatkan minat serta rasa percaya diri generasi muda untuk dapat memulai menulis karya ilmiah.(Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Mahasaraswati Denpasar/bpn)












