OJK Provinsi Bali
OJK Provinsi Bali Gelar Business Matching UMKM Bali Nadi Jayanti 2024, Dorong Akses Keuangan dan Kemitraan Bagi UMKM di Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Bali, mengadakan acara *Business Matching* Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertajuk Bali Nadi Jayanti Tahun 2024 di Kantor OJK Provinsi Bali, Denpasar. Acara ini bertujuan untuk memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM dan mendukung kemitraan bisnis yang berkelanjutan.

Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, menyatakan bahwa OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) telah aktif memberikan literasi keuangan serta membuka akses finansial bagi pelaku UMKM dan masyarakat secara menyeluruh.

“Salah satu program kerja TPAKD di Bali yaitu UMKM Bali Nadi Jayanti yang berarti ‘Bali yang berjaya’ telah dimulai sejak 2023 dan terus berjalan hingga saat ini. Program ini menyasar para pelaku UMKM yang baru merintis usaha serta penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dengan harapan melalui pendampingan mereka dapat mengembangkan usahanya lebih jauh,” jelas Kristrianti.

Baca Juga :  OJK Bali Dorong Transformasi BPR/BPRS Lewat Konsolidasi dan Penguatan Tata Kelola

Melalui program UMKM Bali Nadi Jayanti, kelas akselerasi yang dihadirkan menawarkan delapan modul pelatihan, termasuk penyusunan laporan keuangan sederhana yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM menjadi lebih bankable.

“Kegiatan business matching ini diharapkan mampu mempertemukan UMKM dengan produk dan layanan keuangan sekaligus menemukan mitra usaha untuk memperluas pemasaran produk mereka,” tambahnya.

Selain itu, Kristrianti menekankan pentingnya pelaku UMKM memenuhi aspek legalitas perizinan usaha agar dapat menjalankan bisnisnya tanpa hambatan dalam hal pemasaran.

Acara ini diikuti oleh UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) se-Provinsi Bali dan mencakup berbagai kegiatan seperti edukasi keuangan oleh OJK Bali, pengenalan pembiayaan Expora oleh BNI, pengembangan usaha oleh PNM Cabang Denpasar, pemasaran produk bersama Tiara Dewata dan Pepito, serta edukasi perizinan oleh BBPOM Denpasar. CEO Urban Company juga turut berbagi kisah inspiratif untuk memotivasi para pelaku usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mengapresiasi kegiatan ini, menegaskan pentingnya inklusi keuangan bagi UMKM untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam pengelolaan bisnis. Ia juga berharap bahwa para pelaku UMKM dan IKM dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong para retailer memberikan peluang bagi produk lokal Bali.

Dengan sinergi antara OJK dan Pemerintah Daerah melalui TPAKD, diharapkan tercipta ekosistem industri jasa keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Provinsi Bali. (bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News