
BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung nomor urut 2, I Nyoman Suwirta, menyampaikan harapannya kepada pasangan I Made Satria dan Tjokorda Gde Surya Putra (Paket Satriya) untuk menerapkan strategi yang tepat dalam memajukan perekonomian dan kebudayaan di Klungkung.
Suwirta menekankan pentingnya memaksimalkan potensi lokal, terutama di kawasan Nusa Penida, sebagai sumber pendapatan daerah.
Suwirta juga menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan pusat kebudayaan Bali yang digagas oleh calon Gubernur Bali, Wayan Koster. Menurutnya, program ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan daya tarik budaya di Klungkung.
Dalam arahannya, Suwirta menyamakan kampanye politik dengan kegiatan pemasaran, di mana visi, misi, dan program yang ditawarkan harus bisa meyakinkan masyarakat.
“Kita sebagai marketingnya, ibaratkan ini barang bagaimana menjualnya biar laku, makanya yang pertama kita perkenalkan barangnya. Pada saat memperkenalkan barangnya maka kualitas barang itu diketahui,” ungkap Suwirta.
Namun, Suwirta juga mengingatkan bahwa program yang dijanjikan harus realistis dan didukung oleh sumber daya yang memadai, terutama dari segi keuangan.
“Program sehebat apapun bisa kita buat, tapi yang paling penting adalah dari mana sumber keuangannya dan aturannya boleh atau tidak. Kuncinya dana ini, kalau tidak ada jangan berharap bisa memberikan janji-janji saja kepada masyarakat,” tegasnya.
Suwirta mendorong pasangan calon untuk fokus pada optimalisasi pendapatan dari Nusa Penida yang menurutnya memiliki potensi besar, bahkan mampu menghasilkan hingga Rp1 triliun jika dikelola dengan baik. Hal ini, menurutnya, bisa menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan perekonomian Klungkung.
Dengan kombinasi strategi yang tepat dan dukungan penuh terhadap program pembangunan kebudayaan Bali, Suwirta berharap pasangan Paket Satriya dapat membawa perubahan yang signifikan dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Klungkung di masa depan. (bpn)












