Diskusi Kesehatan Mental
Diskusi Publik Kesehatan Mental di Bali Bahas Langkah Pencegahan Bunuh Diri dan Penguatan Kesehatan Jiwa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya mengatasi peningkatan angka bunuh diri dan berbagai masalah kesehatan mental di Bali, Forum Komunikasi Profesional Kesehatan Jiwa (FORKOM ProKeswa) Bali bersama Komunitas Kesehatan Mental menggelar acara ‘Diskusi Publik Kesehatan Mental’ pada Sabtu (14/9/2024). Acara ini berlangsung di Sekretariat KPSI Simpul Bali, Denpasar, dan menghadirkan sejumlah tokoh penting serta organisasi yang berfokus pada isu kesehatan mental.

Diskusi ini mengundang Anggota DPD RI 2024-2029, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si., dan Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta, S.H., sebagai narasumber. Acara dimulai pukul 16.00 WITA dan berakhir pada 19.30 WITA, dengan fokus membahas sejumlah isu penting terkait kesehatan mental, di antaranya:

  • Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar,
  • Rehabilitasi kecanduan judi online,
  • Peningkatan fasilitas kesehatan mental,
  • Klaim BPJS untuk layanan psikoterapi dan rehabilitasi psikososial.

Dalam diskusi tersebut, berbagai pelaku sosial menyampaikan keluhan mereka kepada para narasumber, berharap agar pemerintah lebih serius menangani isu kesehatan mental di Bali. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, SpKJ, mengungkapkan bahwa angka bunuh diri dan gangguan jiwa di Bali sangat tinggi, dan perlu perhatian serius dari pemerintah.

“Kami dari berbagai organisasi profesi kesehatan mental kompak untuk menyuarakan masalah ini. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah Provinsi Bali juga perlu memprioritaskan kesehatan mental masyarakat, termasuk masalah pemasungan ODGJ dan kecanduan judi online,” ujar I Gusti Rai Putra Wiguna.

Lebih lanjut, dr. I Gusti Rai juga mendesak agar segera dibuat Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk penanganan bunuh diri dan pemasungan ODGJ di Bali. Ia menegaskan bahwa diskusi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk mendorong perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada kesehatan mental masyarakat.

Diskusi Kesehatan Mental
Diskusi Publik Kesehatan Mental di Bali Bahas Langkah Pencegahan Bunuh Diri dan Penguatan Kesehatan Jiwa. Sumber Foto : Istimewa

“Kami siap mendukung jika pemerintah merealisasikan program ini. Tidak hanya mengusulkan, kami juga siap terjun langsung untuk membantu implementasi program penanganan kesehatan mental,” tambahnya.

Acara ‘Diskusi Publik Kesehatan Mental’ ini melibatkan sembilan organisasi sosial, termasuk PDSKJI Cabang Denpasar, Himpsi Wilayah Bali, IPK Indonesia Wilayah Bali, dan komunitas kesehatan mental lainnya seperti KPSI Simpul Bali, Komunitas Bipolar Bali, serta Yayasan Bali Bersama Bisa.(gr/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News