MELUKAT
Sanggar Asti Pradnyaswari Menampilkan Prosesi 'Melukat' di PKB XLVI. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Sanggar Asti Pradnyaswari, yang berasal dari Banjar Ancak, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, menjadi Duta Kabupaten Badung dalam Pergelaran Kolosal Berbasis Tradisi di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI. Acara ini digelar pada Sabtu (6/7/2024) di Panggung Terbuka, Ardha Chandra, Art Centre, Denpasar.

Sanggar Asti Pradnyaswari tampil memukau dengan menampilkan prosesi ‘melukat’, yang berarti pembersihan jiwa dan pelepasan aura negatif dari dalam tubuh. Penata Seni Sanggar Asti Pradnyaswari, I Ketut Gede Narmada, menjelaskan bahwa mereka membawakan karya berjudul ‘Papaklesa’, yang memiliki makna pembersihan. Karya ini juga menyampaikan pesan penting kepada penonton tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi, Gubernur Koster Ungkap 38 Unit Sudah Siap Jalankan Layanan di Bali

“Media melukat berasal dari air. Melalui air yang berasal dari alam, kita dapat membersihkan jiwa dan hal-hal negatif. Oleh karena itu, kita harus peduli terhadap alam, lingkungan, dan sesama, sesuai dengan konsep tri hita karana,” ungkap Narmada.

Pertunjukan ini melibatkan sekitar 150 seniman, dengan komposisi sekitar 90 penari dan sisanya seniman tabuh. Meskipun persiapan hanya dilakukan selama dua bulan karena padatnya jadwal masing-masing anggota sanggar, hal ini tidak mengurangi semangat mereka untuk memberikan penampilan terbaik. Pimpinan Sanggar Asti Pradnyaswari, I Wayan Sudiksa, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Badung yang telah memberikan kesempatan luar biasa ini.

Baca Juga :  Hadiri Forum Akademisi Nasional, Gubernur Koster Promosikan Garam Tradisional Bali

“Kami berharap karya ini dapat memberikan nuansa baru kepada masyarakat dan terus eksis di PKB ke depannya,” tuturnya.

Ketua Listibiya Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Artawan, mengapresiasi pertunjukan kolosal berbasis tradisi yang ditampilkan oleh Sanggar Asti Pradnyaswari sebagai Duta Kabupaten Badung. Menurutnya, Sanggar Asti Pradnyaswari telah sukses memadukan elemen tradisi dan modernitas dengan apik dan glamor.

“Penampilan para penari dan penabuh sangat mendukung, sehingga secara keseluruhan pertunjukan kolosal tahun ini sangat memukau,” pujinya.

Artawan juga memuji pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) yang setiap tahun terus mengalami peningkatan. Hal ini tidak terlepas dari upaya Dinas Kebudayaan Provinsi serta Dinas Kebudayaan dari masing-masing Kabupaten/Kota se-Bali dalam menyiapkan dan membina seniman terbaiknya.

“Di Badung, kami diberikan kewenangan khusus melalui Dinas Kebudayaan dan Bapak Bupati Badung untuk menyeleksi seniman, sekaa, dan sanggar yang layak tampil di PKB. Ajang ini adalah puncak karir seorang seniman di Bali,” tandasnya.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News