
BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung menggelar konferensi pers pada Rabu (6/3/2024) untuk menindaklanjuti arahan Bupati Badung terkait pelaksanaan Tawur Kesanga Caka 1946, Melasti, parade ogoh-ogoh, dan Hari Raya Nyepi yang bertepatan dengan awal bulan puasa.
Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Lt. 3 Diskominfo Badung tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, S.Sos., M.A.P., Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Drs. I Gd Eka Sudarwitha, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, M.A.P., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, Drs. I Nyoman Suendi, Camat Petang, Camat Abiansemaal, Camat Mengwi, Camat Kuta Utara, Camat Kuta, dan Camat Kuta Selatan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Drs. I Gd Eka Sudarwitha, S.Sos., M.Si., menjelaskan, bahwa Melasti akan dilaksanakan sesuai dresta setempat dan dikoordinasikan oleh Desa Adat masing-masing. Tawur Agung Kesanga Nyepi Caka 1946 akan dilaksanakan pada Minggu (10/3/2024) di Jaba sisi Pura Lingga Bhuana, titik nol Kabupaten Badung.
“Terkait pawai ogoh-ogoh pada malam pengrupukan, Minggu (10/3/2024), diimbau kepada Bendesa Adat dan Perbekel/Camat/Lurah untuk berkoordinasi dengan pihak terkait, terkait penggunaan protokol utama. Pengalihan arus lalu lintas harus disiapkan dengan maksimal, dan pengarakan ogoh-ogoh di Kabupaten Badung harus selesai sampai dengan jam 10 malam untuk menghindari kemacetan,” jelas I Gd Eka Sudarwitha.
Pada Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Senin (11/3/2024), I Gd Eka Sudarwitha menegaskan bahwa seluruh pengusaha hotel dan tempat hiburan, masyarakat pendatang, dan wisatawan wajib mematuhi aturan Nyepi di Kabupaten Badung. Masyarakat diimbau untuk mentaati Catur Brata Penyepian di rumah masing-masing dan tidak berkeliaran di luar rumah, kecuali aparat keamanan.
“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang mengganggu pelaksanaan Nyepi, seperti selfie dan kumpul-kumpul di jalan. Apabila ada situasi gawat darurat dan alasan kemanusiaan, agar bisa dikoordinasikan dengan petugas dan aparat yang berwenang,” kata I Gd Eka Sudarwitha.
Mengingat bertepatannya Bulan Puasa dengan Hari Raya Nyepi, umat Muslim diimbau untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.
Kadis Kominfo Badung berharap konferensi pers ini dapat membantu masyarakat Badung memahami informasi terkait imbauan dan aturan persiapan Nyepi Caka 1946 dari Pemerintah Badung secara luas dan terarah.(gr/adv/bpn)












