BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Misteri hilangnya sejumlah ternak sapi milik warga di Kabupaten Karangasem akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial INW (51), petani asal Kecamatan Kubu, diamankan jajaran Polres Karangasem karena diduga terlibat dalam serangkaian kasus pencurian ternak yang sempat meresahkan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Karangasem untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penangkapan tersebut sekaligus menjawab keresahan warga setelah empat ekor sapi dilaporkan hilang dalam kurun waktu sepekan di wilayah Kecamatan Abang. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi diketahui dalam kondisi bunting.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, membenarkan bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
“Dalam waktu dekat kasus tersebut akan segera dirilis secara resmi oleh pihak kepolisian,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku tidak hanya diduga melakukan pencurian sapi. INW juga mengaku terlibat dalam aksi pencurian di dua lokasi berbeda di Kecamatan Kubu.
Di proyek pembangunan Kantor Desa Baturinggit, pelaku diduga mencuri tiga gulung kabel dan 16 dus keramik dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp4,5 juta. Selain itu, pelaku juga mengaku mencuri dua ekor babi milik warga di Desa Tulamben yang menyebabkan kerugian sekitar Rp3 juta.
Menurut pengakuan pelaku, barang-barang hasil curian tersebut dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Saat ini, Polres Karangasem masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya tindak pidana pencurian lainnya yang pernah dilakukan pelaku di wilayah Karangasem.
Polisi juga tengah menelusuri keberadaan barang bukti serta jaringan penadah yang diduga menerima hasil kejahatan tersebut. Jika terbukti bersalah, pelaku terancam dijerat dengan pasal pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).(st/bpn)













