
BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kawasan pariwisata yang tertata, indah, dan nyaman. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Badung kembali melakukan penataan jaringan utilitas dengan menurunkan kabel provider yang sudah tidak aktif di ruas Jalan Tegal Gundul hingga Jalan Subak Sari Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan yang terdiri dari DPUPR Badung, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satpol PP, Polsek Kuta Utara, APJATEL, serta PT Telkom Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menurunkan kabel jaringan utilitas yang sudah tidak digunakan sepanjang kurang lebih 750 meter di kawasan yang menjadi salah satu jalur penunjang aktivitas pariwisata di wilayah Kuta Utara.
Mewakili Kepala DPUPR Kabupaten Badung, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Badung, Putu Teddy Widnyana Putra, menjelaskan bahwa program penataan jaringan utilitas telah berjalan sejak tahun 2024 dan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Badung.
Menurutnya, kabel yang ditertibkan merupakan jaringan yang sudah tidak berfungsi dan tidak lagi digunakan oleh penyedia layanan telekomunikasi. Sementara kabel yang masih aktif telah dipindahkan ke jaringan utilitas bawah tanah yang telah disiapkan pemerintah daerah.
“Jaringan yang berada di atas saat ini sebagian besar merupakan kabel yang sudah tidak terpakai. Sedangkan kabel aktif telah kami arahkan untuk menggunakan jaringan utilitas bawah tanah yang sudah tersedia di bawah trotoar,” ujarnya.
Selain menurunkan kabel yang tidak aktif, DPUPR Badung juga berencana melakukan penertiban terhadap tiang-tiang utilitas yang sudah tidak digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan kesan semrawut sekaligus meningkatkan kualitas visual kawasan wisata.
“Kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih rapi, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Badung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, I Ketut Gede Arta, menegaskan bahwa kegiatan penataan kabel utilitas merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga citra Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga estetika wilayah. Badung merupakan daerah tujuan wisata internasional, sehingga penataan infrastruktur pendukung menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan pembenahan berbagai infrastruktur penunjang pariwisata, termasuk jaringan utilitas dan telekomunikasi. Karena itu, para penyedia layanan atau provider diharapkan mematuhi regulasi yang telah ditetapkan serta memanfaatkan fasilitas jaringan bawah tanah yang sudah tersedia.
“Kami berharap seluruh provider dapat memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah disiapkan pemerintah. Penataan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus berlanjut agar kawasan Badung semakin tertata dan layak sebagai destinasi wisata berkelas dunia,” tegasnya.(adv/bpn)












