BALIPORTALNEWS.COM, NUSA DUA – Ajang MotoGP Indonesia 2026 dipastikan kembali digelar di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada 9–11 Oktober 2026. Menariknya, harga tiket dipastikan tidak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Chairman MotoGP Indonesia 2026, Troy Reza Warokka, mengatakan pihaknya tetap menjaga harga tiket agar tetap terjangkau, sekaligus membuka peluang adanya harga khusus bagi masyarakat lokal.
“Tidak ada kenaikan harga mengenai tiket MotoGP, jadi harganya masih sama. Terus akan ada harga khusus yang kita akan diskusikan dengan Pak Gubernur NTB untuk warga NTB,” ujarnya saat ditemui di kawasan The Nusa Dua, Jumat (17/4/2026).
Troy mengungkapkan, pihaknya menargetkan jumlah penonton minimal bisa menyamai capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 140 ribu orang.
“Tahun lalu itu 140.324, itu kan signifikan banget. Nah sekarang tantangan buat kami gimana caranya 140.324 ini bertahan, minimal, tapi kalau bisa naik,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, berbagai inovasi acara tengah disiapkan, termasuk memperbanyak rangkaian kegiatan (roadshow) di berbagai daerah.
“Kita akan lakukan nonton bareng di beberapa daerah, seperti Makassar, Bandung, Tangerang, karena animo penonton MotoGP di sana cukup tinggi,” jelasnya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, Troy menyebut agenda rider spirit berpotensi digelar di Jakarta, bukan di NTB.
“Rider spirit kemungkinan hanya akan ada di Jakarta, karena sebelumnya sudah dua kali dilakukan di NTB,” ujarnya.
Selain konsep acara, penyelenggara juga menyiapkan berbagai fasilitas baru di kawasan Mandalika, termasuk pembangunan sarana olahraga yang diminati para pebalap.
“Salah satunya kita siapkan fasilitas padel, karena ini yang dicari para rider MotoGP. Insya Allah Juli akan diresmikan,” katanya.
Tak hanya itu, pengembangan akomodasi juga terus didorong, termasuk kehadiran beach club dan fasilitas penunjang lainnya di kawasan The Mandalika.
“Tanjungan sekarang sudah berdiri satu beach club dan akan ada tambahan lagi. Okupansi dan pendapatannya juga bagus,” imbuhnya.
Troy menegaskan, aspek keamanan dan kepastian investasi menjadi perhatian utama dalam pengembangan kawasan The Mandalika.
“Kita harus pastikan keamanan, karena ini kawasan yang masih berkembang. Para investor hanya minta satu, jaminan keamanan,” tegasnya.
Troy juga memastikan bahwa proses investasi akan terus dikawal, mulai dari perizinan hingga operasional.
“Kami tidak hanya bicara investasi selesai, tapi kita kawal sampai perizinan itu benar-benar tuntas,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, MotoGP Indonesia 2026 diharapkan mampu kembali mendongkrak jumlah penonton sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap dunia.(tis/bpn)













