
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara melalui edukasi safety riding. Kali ini, kegiatan digelar dengan menggandeng Duta Safety Riding SMANBARA dan menyasar siswa SMPN 2 Banjar.
Kegiatan yang berlangsung pada 17 April 2026 ini diikuti sekitar 150 siswa dengan antusias tinggi. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting terkait keselamatan berkendara yang dikemas secara interaktif dan mudah dipahami.
Materi yang diberikan meliputi pentingnya penggunaan helm yang benar, teknik berboncengan yang aman, hingga cara pengereman yang tepat untuk menghindari risiko kecelakaan seperti rem blong.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini menjadi kunci dalam membentuk budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
“Keselamatan berkendara harus ditanamkan sejak dini. Melalui edukasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik bahwa penggunaan helm yang benar, cara berboncengan yang aman, serta teknik pengereman yang tepat dapat meminimalisir risiko kecelakaan di jalan,” ujarnya.
Ia berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing.
Salah satu peserta, Agus Adnyana, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini saya jadi lebih paham pentingnya menggunakan helm dengan benar dan cara berboncengan yang aman. Ternyata teknik pengereman juga sangat penting supaya tidak terjadi hal yang berbahaya di jalan,” katanya.
Melalui program sinergi bagi negeri bersama Duta Safety Riding SMANBARA, Astra Motor Bali berharap pesan keselamatan berkendara dapat tersampaikan lebih dekat kepada generasi muda. Dengan demikian, budaya #Cari_Aman dapat semakin kuat dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat.(r/bpn)












