BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sejumlah rumah warga di Desa Sesandan, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, rusak diporak-porandakan angin puting beliung, Selasa (7/4/2026). Tim BPBD Tabanan kemudian mengupayakan evakuasi dan pembersihan pada hari itu, dan kemudian dilanjutkan kembali pada Rabu (8/4/2026).
Bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Angin puting beliung juga menumbangkan pohon dan menimpa rumah warga.
“Kami dari BPBD Tabanan pada hari itu menerima laporan, dan selanjutnya mengerahkan personel Pusdalops dan TRC Regu 4 untuk mempersiapkan armada dan sarpras untuk penanganan langsung ke lokasi kejadian,” ujar Kalaksa BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, Rabu (8/4/2026).
Pohon tumbang mengakibatkan kerusakan ringan pada atap rumah warga, serta pohon durian yang tumbang menimpa bangunan rumah warga di Banjar Sandan Dangin Yeh. Rumah yang tertimpa pohon tersebut milik I Wayan Sumawa, mengakibatkan kerusakan pada atap rumah dan tugu, sehingga timbul kerugian sekitar Rp50 juta.
Begitu juga dengan rumah Ni Nengah Nuwadi, mengalami kerusakan pada palinggih taksu dan dapur, menimbulkan kerugian material sekitar Rp45 juta. Demikian pula atap rumah I Made Madria, yang porak-poranda dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp25 juta.
Hal serupa menimpa atap rumah I Ketut Suparta, dengan kerugian sekitar Rp5 juta. Kerusakan juga terjadi pada atap bangunan bale jineng dan dapur milik I Putu Suyasa, sehingga timbul kerugian Rp5 juta.
Kerusakan atap rumah dan dapur milik I Wayan Nuarta menimbulkan kerugian sekitar Rp20 juta. Kerusakan dinding bale dan atap rumah I Made Suja menimbulkan kerugian Rp5 juta. Begitu juga atap rumah milik I Wayan Suartana dan I Made Alit Santika mengalami kerusakan.
Srinadha Giri menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi hanya beberapa menit itu.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam tersebut. Namun dari peristiwa itu hanya timbul kerugian material,” pungkasnya.(ita/bpn)













