Rumah di BCA Land Bongan Ludes Terbakar
Rumah di BCA Land Bongan Ludes Terbakar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sebuah bangunan rumah permanen di Perumahan BCA Land, Banjar Bongan Puseh, Desa Bongan, Tabanan, ludes terbakar, Minggu (22/2/2026). Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun timbul kerugian material sekitar Rp270 juta.

Rumah milik Pak Yeyen tersebut dikontrak oleh Suhailik (71). Saat peristiwa kebakaran itu terjadi, Suhailik tidak ada di rumah itu. Warga setempat mengatakan jika Suhailik sedang berada di Jawa.

Menurut Kasihumas Polres Tabanan AKP I Gusti Made Berata, personel jajaran Polsek Tabanan telah mendatangi lokasi kejadian tersebut dan melakukan olah TKP, serta mencatat keterangan saksi-saksi.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Buruh Asal Menyali Alami Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran itu berawal ketika saksi Fuji Abduloh (25) yang juga karyawan Suhailik, sekitar pukul 00.30 WITA memasak gula untuk jualan es kelapa muda. Saksi memasak dengan menggunakan kompor gas di dapur.

Setelah itu, saksi kemudian meninggalkan dapur, ke ruang tamu, sambil bermain handphone. Saat bermain handphone, saksi sampai mengantuk, dan akhirnya tertidur. Ternyata saksi lupa mematikan kompor.

Sekitar pukul 02.30 WITA, saksi terbangun, karena merasakan udara panas di rumah tersebut. Namun, saat terbangun, saksi mengecek ke dapur, dan terkejut melihat api menyala berkobar di ruang dapur tersebut.

Baca Juga :  Lalai Matikan Dupa Usai Sembahyang, Toko Sembako di Panji Ludes Terbakar

Saksi kemudian lari keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada tetangga, serta berusaha memadamkan api bersama warga. Namun, api terus berkobar lebih cepat merambat dan tidak susah dipadamkan.

Sekitar pukul 03.30 WITA, datang bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Sekitar 45 menit, kobaran api akhirnya dapat dipadamkan.

“Atas kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp250 juta, sedangkan si pengontrak diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Total kerugian sekitar Rp270 juta,” ujar AKP Berata. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News