BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Gunung Agung–Besakih, tepatnya di depan Lapangan Werdi Yowana, Banjar Dinas Singarata, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.55 WITA.
Seorang pelajar SMP mengalami patah tulang setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pikap dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Ni Luh Aprilia Wulandari (12), warga Banjar Dinas Langsat, Desa Rendang.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat DK 4307 TU dari arah Rendang menuju Menanga. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga hendak menyebrang jalan dan mengambil jalur berlawanan arah.
Pada saat bersamaan, dari arah Menanga menuju Rendang melaju kendaraan Daihatsu Granmax DK 8915 PB yang dikemudikan I Kadek Arianto (33), warga Desa Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Benturan pun tak terhindarkan. Titik tabrakan berada di sisi kiri jalur kendaraan dari arah Menanga.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang paha kiri serta luka lecet pada wajah dan kaki kanan. Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Rendang I sebelum dirujuk ke RSUD Karangasem untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra, membenarkan kejadian tersebut. Personel Satlantas langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengukuran, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
“Kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor diduga mengambil jalur berlawanan saat hendak menyebrang. Kami mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, agar lebih berhati-hati dan tidak melawan arah karena sangat membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Karangasem.(st/bpn)













