Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika
Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Aksi penjambretan yang menimpa seorang lansia di kawasan Kertasari, Kelurahan Padangkerta, memicu keresahan warga Kota Amlapura. Peristiwa yang terjadi di ruang publik itu dinilai menjadi alarm bahwa sistem pengawasan keamanan di sejumlah titik strategis masih perlu diperkuat.

Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Wayan Suastika, menegaskan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab kegelisahan masyarakat.

Menurutnya, fakta bahwa korban merupakan lansia menunjukkan kelompok rentan kini juga menjadi sasaran tindak kriminal jalanan.

Baca Juga :  Kusmiadewi: Putusan MK Jadi Momentum Perempuan Lebih Berani Terjun ke Dunia Politik

“Karena itu, negara melalui pemerintah daerah harus hadir memberi rasa aman dengan langkah konkret, salah satunya memperbanyak CCTV di ruang-ruang publik,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Suastika menilai, perkembangan Amlapura sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan harus diimbangi dengan sistem keamanan berbasis teknologi. Keberadaan CCTV, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti saat terjadi tindak pidana, tetapi juga memiliki efek preventif karena dapat membuat pelaku kejahatan berpikir dua kali.

Legislatif pun mendorong agar pemasangan CCTV dilakukan secara terintegrasi dengan pusat kontrol (command center) serta terkoneksi dengan aparat kepolisian.

Baca Juga :  Evakuasi Dramatis di Gunung Batukaru, Tim Gabungan Temukan Pendaki Lansia yang Hilang

Titik prioritas yang diusulkan meliputi: Jalur protokol dan jalan utama, Kawasan pasar dan pertokoan, Fasilitas umum dan perbankan, serta Area yang minim penerangan.

“Kami di legislatif siap mendukung dari sisi penganggaran. Tinggal bagaimana pemerintah daerah menyusun perencanaan teknis secara matang agar program ini benar-benar terealisasi dan tidak berhenti pada tataran wacana,” imbuhnya.

Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari komitmen bersama membangun Karangasem yang lebih aman, nyaman, dan responsif terhadap dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News