Kembali Dipercaya, Budi Hartawan Komit Dukung UMKM Karangasem Lebih Kompetitif
Kembali Dipercaya, Budi Hartawan Komit Dukung UMKM Karangasem Lebih Kompetitif. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Musyawarah Kabupaten (Mukab) II Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karangasem kembali menetapkan Budi Hartawan sebagai Ketua Kadin Karangasem untuk masa bakti berikutnya. Penetapan berlangsung secara aklamasi pada Jumat (7/11/2025), setelah seluruh peserta menilai kepemimpinannya mampu menjaga soliditas organisasi dan memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.

Ketua Kadin Bali, I Made Ariandi, yang hadir langsung dalam Muskab tersebut, mendorong Kadin kabupaten/kota agar lebih agresif memanfaatkan peluang dana pusat yang mencapai lebih dari Rp1 triliun untuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga "Naik Kelas" dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

Menurut Ariandi, jika Karangasem mampu mengakses dana minimal Rp4 miliar, ribuan UMKM lokal bisa merasakan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas dan daya saing usaha.

“Ini peluang besar yang wajib dimaksimalkan. Dengan pengelolaan tepat, kita bisa menggerakkan ribuan pelaku UMKM Karangasem,” tegas Ariandi.

Ia juga menyoroti hadirnya program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini disalurkan melalui Koperasi Merah Putih. Program ini dinilai dapat menjadi pintu masuk UMKM lokal ke dalam rantai pasok, khususnya untuk penyediaan bahan pangan dan layanan distribusi.

Kadin Bali, lanjut Ariandi, siap bersinergi dengan Kadin Karangasem dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  20 Petugas Kebersihan Disiagakan Selama Karangasem Festival 2026

Usai terpilih, Budi Hartawan menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha, membuka akses pelatihan, serta memperluas jejaring kemitraan demi meningkatkan daya saing UMKM Karangasem.

“Kami akan terus melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah dan Kadin Bali, agar pelaku usaha lokal tidak sekadar bertahan, tetapi berkembang menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Budi juga mengakui sejumlah persoalan yang masih dihadapi UMKM di Karangasem, seperti minimnya sarana promosi, padahal daerah ini memiliki potensi besar seperti tenun, kerajinan ate, dan produk lokal lainnya.

Baca Juga :  Putri Koster dan Istri Wamen Transmigrasi Perkuat Sinergi Dukung PKB dan UMKM Bali

Selain itu, ia menegaskan bahwa kemudahan akses permodalan menjadi fokus utama. Dengan adanya alokasi dana pusat untuk Bali, pihaknya berharap UMKM Karangasem dapat semakin maju dan mampu bersaing dengan daerah lain.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News