
BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – SMK PGRI 2 Badung menerima donasi satu unit kendaraan praktik Mitsubishi Fuso dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).
Penyerahan dilakukan di sekolah setempat pada Jumat (31/10/2025) sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan vokasi di bidang otomotif.
Direktur Divisi Administration & HR PT KTB, Prasetio Hartono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi generasi muda, terutama siswa sekolah kejuruan.
“Unit ini kami donasikan untuk kebutuhan edukasi siswa-siswi SMK PGRI 2 Badung. Tolong dimaksimalkan karena ini bagian dari program CSR kami di bidang pendidikan. Selain unit, kami juga akan memberikan pelatihan bagi para siswa,” ujar Prasetio.
Ia menambahkan, kendaraan yang diberikan merupakan unit khusus uji teknis senilai sekitar Rp1 miliar, yang tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan, melainkan digunakan sepenuhnya untuk kegiatan praktik pembelajaran.

Menurut Prasetio, SMK PGRI 2 Badung dipilih setelah melalui proses rekomendasi dan asesmen ketat, dengan mempertimbangkan akreditasi sekolah yang unggul.
“Untuk Bali hanya satu unit, dan kami ingin ada program join training sehingga sekolah lain yang ingin belajar juga dapat mengakses pelatihan bersama,” jelasnya.
Kepala SMK PGRI 2 Badung, Drs. I Gusti Ketut Sukadana, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan KTB dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut.
“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan sebesar ini, dan sangat berarti bagi penguatan vokasi. Semoga ke depan tidak berhenti di sini agar daya saing anak-anak otomotif di Bali semakin meningkat,” kata Sukadana.
Ia menambahkan, sekolah berkomitmen untuk menjadi pusat pelatihan otomotif bagi guru-guru SMK di Bali. Upaya peningkatan mutu juga terus dilakukan melalui pelatihan dan rotasi guru setiap enam bulan.
Saat ini, sekitar 60% lulusan SMK PGRI 2 Badung telah terserap di industri otomotif, 10% melanjutkan pendidikan tinggi, 5% berwirausaha, dan sisanya bekerja di sektor lain.
Sementara itu, I Gede Agus Rai, S.Sn., M.Sn., selaku Kasi Kurikulum dan Pembelajaran Bidang SMK Disdikpora Provinsi Bali, mengapresiasi langkah KTB yang dinilai memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
“Terima kasih kepada KTB atas donasi ini. Pembelajaran SMK harus sesuai dengan kebutuhan industri, dan anak-anak bisa belajar secara langsung dari produk industri nyata seperti ini,” ujarnya.
Donasi kendaraan praktik dari KTB ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan (DUDI), sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda di sektor otomotif Bali. (ads/bpn)












