Pemkab Bangli Lestarikan Tradisi Leluhur Lewat Bakti Penganyar di Pura Pucak Penulisan
Pemkab Bangli Lestarikan Tradisi Leluhur Lewat Bakti Penganyar di Pura Pucak Penulisan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Di tengah derasnya arus modernisasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli terus menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan nilai-nilai tradisi dan keagamaan. Wujud nyata komitmen tersebut terlihat saat Pemkab Bangli menggelar Bakti Penganyar di Pura Pucak Penulisan, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, salah satu pura tertua di Bali yang juga telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian piodalan (pujawali) yang diselenggarakan secara sakral di pura tersebut. Rombongan Pemkab Bangli dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, didampingi Ny. Suciati Diar, serta diikuti sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga :  11 PPPK Karangasem Tak Diperpanjang, Dua Terkait Pelanggaran Disiplin dan Kasus Narkotika

Seluruh peserta tampak khusyuk mengikuti setiap tahapan prosesi, yang tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga menjadi wujud sradha bakti, yaitu keyakinan dan pengabdian umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Bangli.

Wakil Bupati I Wayan Diar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan Pemkab Bangli.

“Ini adalah kewajiban kita sebagai umat, untuk menjalankan yadnya dengan tulus ikhlas. Bakti penganyar ini adalah wujud bakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Pucak Penulisan, memohon keselamatan, kertha rahayu, dan kelancaran dalam setiap tugas,” ujarnya penuh harap.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan, Pemkab Bangli juga menyerahkan punia (dana suka rela) kepada panitia karya piodalan. Langkah ini menjadi simbol partisipasi pemerintah dalam menyukseskan jalannya upacara suci tersebut.

Baca Juga :  Sekda Buleleng Tegaskan Pendataan Perlinsos Jadi Kunci Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Selain memiliki nilai spiritual, Pura Pucak Penulisan juga menyimpan nilai sejarah tinggi dengan berbagai peninggalan purbakala di dalamnya. Tempat suci ini diyakini menjadi salah satu pusat spiritual penting di Pulau Bali sejak masa kerajaan.

Melalui pelaksanaan Bakti Penganyar, Pemkab Bangli berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menjaga kelestarian pura sebagai warisan budaya luhur.

Dengan konsistensi dalam melestarikan tradisi, Pemkab Bangli bukan hanya menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mewariskan semangat kebudayaan kepada generasi penerus.(an/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News