BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Lonjakan kasus kebakaran lahan dalam sepekan terakhir membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengambil langkah cepat untuk memperkuat pengamanan wilayah rawan.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menarik personel dari Pos Damkar Kecamatan Selat untuk diperbantukan siaga di Pos Karangsokong, Karangasem. Kebijakan ini diambil guna mempercepat waktu tempuh penanganan, terutama di Kecamatan Kubu yang rawan kebakaran sekaligus jauh dari pos utama.
Kepala Dinas Damkartan Karangasem, Artha Negara, menjelaskan bahwa pemindahan personel dilakukan untuk memastikan respon lebih cepat saat terjadi kebakaran di kawasan Kubu.
“Setelah melakukan pemadaman di wilayah Kubu, personel juga kami minta untuk tidak langsung kembali ke pos, tetapi tetap stanby di titik strategis hingga malam hari. Tujuannya, agar jika terjadi kejadian susulan, tim bisa segera bergerak tanpa kehilangan waktu,” ungkapnya, Senin (29/9/2025).
Berdasarkan data Damkartan Karangasem, sejak 21 hingga 29 September 2025 tercatat delapan kejadian kebakaran. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya adalah kebakaran lahan dengan total luas area terbakar mencapai 22,7 hektare.
“Sebagian besar titik kebakaran terjadi di wilayah Kubu. Karena itu, kami harus menambah kekuatan di sana,” tegas Artha Negara.













