BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ketua Rugby Provinsi Bali yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, I Komang Nova Sewi Putra, menegaskan bahwa Bali serius menargetkan prestasi di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rugby 2025.
Demikian disampaikannya saat melepas atlet yang akan berlaga di Yogyakarta pada 22-24 Agustus 2025. Pelepasan Atlet yang akan berlaga ini turut disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Dr. KN Boy Jaya Wibawa.
Bali mengirimkan 70 atlet dari kategori U-14, U-18, hingga senior untuk berlaga, dengan harapan dapat meraih medali sekaligus menyiapkan atlet menuju level internasional.
“Para atlet yang kami kirim, terutama yang sebelumnya tampil di Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), sudah terbukti meraih juara. Harapan kami, atlet dari kelompok umur U-14 dan U-18 bisa meraih medali di Kejurnas. Untuk atlet senior, sekaligus menjadi ajang seleksi menuju SEA Games dan Asian Games,” ujar Nova, Kamis, 21 Agustus 2025.
Bali sebelumnya sukses mencatatkan prestasi dengan meraih medali emas di PON, khususnya dari atlet putri. Nova berharap momentum tersebut berlanjut di Kejurnas, sehingga Bali bisa meloloskan atlet ke ajang internasional.

Keikutsertaan 70 atlet Bali ini tidak lepas dari dukungan orang tua, semangat berlatih para atlet, sekaligus persiapan menuju Porprov Bali yang akan digelar pada 6 September mendatang.
“Untuk perkembangan rugby sendiri sangat bagus. Di Porprov nanti, sudah ada enam kabupaten yang siap bertanding dengan sekitar 600 atlet. Ini membuktikan bahwa rugby di Bali sedang berkembang pesat,” tambahnya.
Nova juga menyinggung perjalanan panjang pembinaan rugby di Bali. Mulai dari membina pelatih, sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga terbentuknya ekstrakurikuler rugby di tingkat SD, SMP, dan SMA.
“Rugby ini olahraga baru, tapi berkembang sangat cepat berkat kerja keras pengurus lama, sekolah, dan para atlet. Apa yang saya nikmati sekarang tentu tidak mudah, ada banyak perjuangan dari awal,” jelasnya.

Meski demikian, Nova mengakui dukungan pemerintah dan KONI masih terbatas. Untuk keberangkatan ke Kejurnas, Bali mendapatkan bantuan dari Bank BPD Bali, sementara dana dari KONI dirasa belum mencukupi.
“Mengirim 70 atlet dengan dana terbatas tentu bukan hal mudah. Kami berharap ada lebih banyak pihak yang peduli terhadap olahraga, termasuk rugby, agar Bali bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi sampai level internasional,” tegasnya.
Nova optimistis, dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak, atlet rugby Bali bisa bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di SEA Games dan Asian Games.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali saat ini adalah Dr. KN Boy Jaya Wibawa memberikan dukungan penuh kepada atlet yang akan berlaga.
“Tetap semangat dan tunjukan bahwa kita atlet Bali sangat menjunjung tinggi sportivitas sehingga mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya. (ads/bpn)













