
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Lapangan Tanah Aron menjadi saksi khidmatnya apel peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan HUT ke-64 Pramuka, Kamis (14/8/2025). Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata memimpin langsung upacara sebagai inspektur apel.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, jajaran Forkopimda Karangasem, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para tim ahli, Ny. Mas Parwata, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Par membacakan amanat Gubernur Bali yang mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga keajegan Bali, meningkatkan daya saing, serta memastikan kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan pentingnya pelestarian adat, seni, dan budaya, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Pembangunan Bali harus selaras dengan keseimbangan antara manusia, alam, dan budaya. Tantangan global yang kita hadapi memerlukan kerja sama, inovasi, dan komitmen kuat dari seluruh pihak,” tegasnya.
Apel yang diikuti ASN Pemkab Karangasem ini juga menjadi momen refleksi perjalanan Provinsi Bali sejak terbentuk pada 14 Agustus 1958.
Peringatan kali ini sekaligus menjadi momentum perayaan Hari Pramuka ke-64. Bupati Gus Par menyampaikan selamat dan berharap Gerakan Pramuka di Karangasem terus bangkit sebagai pionir generasi muda dalam berkarya, berkreasi, dan menumbuhkan cinta tanah air.
“Teruslah berkarya dalam wadah Gerakan Pramuka dan pegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma Pramuka,” pesannya.
Sebagai penutup acara, Bupati menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Karangasem Scout Competition 2025. Lomba ini mencakup berbagai kategori kreatif, mulai dari Inovasi Permainan Barang Bekas, Vlog Edukatif Kurangi Sampah Plastik, Cipta Musik Barang Bekas, Musikalisasi Puisi, hingga Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk pembina dan penggerak Pramuka.
Bupati Gus Par menutup sambutan dengan harapan agar peringatan HUT Provinsi Bali menjadi momentum pemerataan pembangunan hingga ke wilayah timur Pulau Bali.
“Banyak infrastruktur di Karangasem yang perlu diperbaiki, termasuk perluasan jaringan air bersih. Kami berharap pemerintah provinsi turut berbenah hingga ke wilayah timur Pulau Bali,” ujarnya.(adv/bpn)












