
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Memasuki usia satu dekade, Anathera Resort Kuta merayakan hari jadinya yang ke-10 pada 14 Agustus 2025 dengan cara yang berbeda. Mengusung tema ‘Ten and Transform’, resort ini menggelar rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman mangrove dan aksi bersih-bersih pantai, sekaligus menandai transformasi identitas merek (rebranding) yang lebih selaras dengan filosofi lokal Tri Hita Karana.
Sebelumnya beroperasi dengan nama berbeda, Anathera Resort Kuta kini hadir dengan semangat baru yang mengedepankan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas. Mulai tahun ini, isu keberlanjutan menjadi inti dari operasional dan program sosial perusahaan, terutama dalam menanggapi masalah sampah dan pencemaran laut yang menjadi perhatian utama di Bali.
“Penting bagi kami untuk menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan, terutama di momen 10 tahun berdirinya resort ini. Kami merasa sudah sepatutnya memberikan kontribusi nyata dan membangun kesadaran terhadap alam, khususnya dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove Bali,” ujar Wanda, Human Resources Manager Anathera Resort Kuta.

Hal senada disampaikan Amelia, Marketing Communication Executive Anathera Resort Kuta.
“Ini bukan sekadar perayaan, ini adalah komitmen kami untuk terus tumbuh secara bertanggung jawab. Industri perhotelan memiliki potensi besar menyumbang limbah di Bali, sehingga kami mulai mengambil langkah-langkah nyata dalam pengurangan limbah,” tegasnya.
Salah satu upaya konkret yang diterapkan adalah pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai. Dari total 320 kamar yang dimiliki, seluruhnya kini dilengkapi water jug (botol air isi ulang) dan dispenser air minum di setiap koridor, sehingga tamu dapat mengisi ulang air dengan mudah tanpa menambah limbah plastik.
Kegiatan CSR kali ini juga berfokus pada pelestarian hutan mangrove. Selain menanam bibit mangrove, tim Anathera Resort Kuta melakukan pembersihan area dari sampah yang kerap terbawa aliran air setiap Kamis saat bendungan dibuka.
“Sampah ini sering kali menghambat pertumbuhan mangrove. Padahal, ekosistem ini sangat vital, terutama untuk melindungi wilayah pesisir dari potensi tsunami. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga mangrove bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan generasi berikutnya,” jelas Amelia.
Dengan melibatkan seluruh tim, Anathera Resort Kuta berharap momentum ini menjadi titik awal komitmen yang lebih kuat terhadap keberlanjutan. Perayaan 10 tahun ini pun diwarnai tekad untuk menjadikan resort bukan sekadar destinasi mewah, tetapi juga mitra bagi lingkungan dan komunitas lokal.(ads/bpn)












