BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Dalam waktu hampir bersamaan, dua insiden kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Karangasem, Rabu (23/7/2025), yakni di Desa Tumbu dan Desa Seraya Tengah. Akibat kejadian ini, dua orang dilaporkan mengalami luka bakar dan kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 09.02 WITA di Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu. Sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna putih milik I Kadek Ariana (36) tiba-tiba terbakar di halaman rumahnya.
Pemilik mobil dan ibunya, Ni Made Ayu (50), berusaha memadamkan api secara mandiri, namun justru mengalami luka bakar di bagian tangan. Kondisi Kadek Ariana cukup serius sehingga harus dirujuk ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Informasinya, Kadek Ariana dirawat di RSUD Karangasem. Ibunya hanya mengalami luka ringan di bagian tangan,” ungkap Kepala Wilayah Banjar Dinas Ujung Tengah, Putu Suantara saat dikonfirmasi.
Sebanyak 11 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem dikerahkan ke lokasi bersama empat unit armada. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian. Diketahui, di sekitar lokasi terdapat empat unit rumah dan satu warung yang cukup dekat dengan titik kebakaran.
Tak lama berselang, sekitar pukul 09.47 WITA, laporan kebakaran kedua diterima dari Banjar Dinas Taman, Desa Seraya Tengah. Kali ini, api melalap dapur rumah milik I Ketut Wenten (64). Area yang terbakar diperkirakan seluas 3×4 meter, dengan kerugian materiil sekitar Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Karangasem, I Made Agus Budiyasa menyatakan bahwa hingga kini penyebab kedua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan.
“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Saat tim tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi besar, baik di kasus mobil terbakar maupun dapur rumah,” jelasnya.
Budiyasa menambahkan, total korban luka dalam dua insiden ini sebanyak dua orang, sementara kerugian materiil secara keseluruhan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.(st/bpn)













