Sinergi PAUD
Bunda PAUD Tabanan Terima Kunjungan BPMP Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program prioritas Kemendikdasmen terus dilakukan. Salah satunya tampak dalam audiensi antara Bunda PAUD Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, di Ruang Pertemuan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, baru-baru ini.

Audiensi ini jadi forum strategis untuk membahas implementasi berbagai kebijakan terkini di bidang pendidikan anak usia dini (PAUD), termasuk integrasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

BPMP Provinsi Bali menyampaikan bahwa kebijakan revitalisasi sekolah, khususnya satuan PAUD, serta program wajib belajar 13 tahun, kini jadi prioritas nasional. Dalam kebijakan tersebut, setiap anak diwajibkan mengikuti pendidikan PAUD, minimal selama satu tahun sebelum masuk jenjang sekolah dasar (SD).

Baca Juga :  Antisipasi Anak Putus Sekolah, Disdikpora Buleleng Longgarkan Kuota Rombel

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menegaskan komitmen dalam mendukung kebijakan-kebijakan nasional tersebut. Dinas Pendidikan Tabanan akan memberikan dukungan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, penyediaan sarana prasarana yang layak, serta pendampingan menyeluruh terhadap seluruh satuan PAUD di wilayah Tabanan.

“Kami siap menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan local, tanpa mengabaikan mutu dan keberlanjutan pendidikan anak usia dini,” tegas I Gusti Ngurah Darma Utama.

Pada kesempatan yang sama, BPMP Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Tabanan atas langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan. Salah satunya adalah penciptaan ruang ramah anak di area publik seperti di kawasan Pura Batukaru dan Lapangan Dangin Carik. Inisiatif ini dinilai mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang menyenangkan dan holistik bagi anak-anak.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Desa Adat Penatih Puri Salurkan Dana Motivasi Bagi Murid Baru

Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya mengungkapkan bahwa peranannya sebagai Bunda PAUD turut terintegrasi dengan tugasnya sebagai Ketua TP PKK, Ketua Posyandu, dan Bunda Literasi Kabupaten Tabanan. Bunda PAUD Tabanan menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif untuk mendukung pertumbuhan anak secara menyeluruh.

“Kami menggabungkan berbagai program, mulai dari pemberian makanan tambahan, pemeriksaan kesehatan balita, hingga kegiatan storytelling dalam forum PKK dan kerja sama dengan lembaga mitra,” jelas Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya.

Baca Juga :  1.350 Berkas SPMB SMPN Denpasar 2026 Ditolak, Jalur Domisili Wajib Gunakan KK Denpasar

Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan melihat audiensi ini sebagai bentuk penguatan kebijakan sekaligus pengakuan atas kerja sama lintas sektor yang selama ini telah dijalankan. Dengan solidnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan BPMP sebagai perwakilan pusat, diharapkan mutu layanan PAUD di Tabanan semakin meningkat dan mampu mencetak generasi emas yang cerdas, sehat, dan berkarakter. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News