IKM Bambu
Bangli Dorong Daya Saing Lewat Pelatihan Produksi Bambu, Langkah Nyata Majukan IKM Lokal. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) meluncurkan program Pelatihan Teknik Produksi Bambu sebagai upaya mendorong pertumbuhan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) lokal. Kegiatan ini secara resmi dibuka di Gedung Sentra IKM Bambu Kabupaten Bangli dan akan berlangsung selama delapan hari.

Sebanyak 20 komunitas perajin bambu yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) ikut ambil bagian dalam pelatihan tersebut. Langkah ini diharapkan menjadi penggerak dalam peningkatan mutu, inovasi, dan daya saing produk kerajinan bambu khas Bangli.

Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Bangli, Ir. Ni Luh Ketut Wardani, MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan anggaran daerah. Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 16 Tahun 2024 dan Peraturan Bupati Bangli Nomor 31 Tahun 2024, sebagai bagian dari visi strategis pembangunan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Busungbiu Festival 2026 Resmi Digelar, Momentum Kebangkitan Seni Budaya Lokal dan Potensi Desa

“Hari ini, di Gedung Sentra IKM Bambu, menjadi tonggak pertama dimulainya kegiatan peningkatan kapasitas para pengrajin bambu di Kabupaten Bangli. Semoga sinar suci Tuhan hadir dari segala penjuru dan menyinari kita semuanya, sehingga apa yang menjadi tujuan dan cita-cita kita bersama menjadi kenyataan,” tutupnya.

Pelatihan ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Kementerian Perindustrian RI Tahun 2025, dan digelar atas kerja sama antara Disperindag Bangli dan PT Lavner Jakarta. Program ini terdiri dari dua tahap, yakni empat hari pelatihan teknis di Bangli dan empat hari kunjungan lapangan ke Magelang, Jawa Tengah.

Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali dengan materi manajemen kewirausahaan dan teknik produksi bambu langsung dari tiga pelatih ahli, yang berasal dari praktisi koiling bambu Magelang. Dengan metode praktik langsung, pelatihan ini ditargetkan dapat memberikan transformasi nyata dalam kualitas hasil karya para perajin.

Baca Juga :  Sagung Antari Jaya Negara Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Klungkung

“Kabupaten Bangli memiliki sumber daya bambu yang melimpah. Dengan teknik produksi yang tepat, potensi ini dapat dioptimalkan untuk menghasilkan produk kerajinan bambu berkualitas tinggi dan bernilai ekonomi tinggi,” tegas Ketut Wardani.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini membawa semangat pemberdayaan ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Bangli juga berkomitmen memberikan dukungan berkelanjutan melalui penyediaan sarana produksi serta pelatihan inovasi dan pengembangan produk, agar para pengrajin mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.(an/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News